4 Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya Warga Banyuwangi

Proses pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Kamis (03/07/2025).(Humas Basarnas)
Proses pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Kamis (03/07/2025).(Humas Basarnas)

Banyuwangi, Blok-a.com – KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) malam mengakibatkan 65 penumpang, termasuk kru kapal terkatung-katung di lautan. Hingga malam ini, terkonfirmasi 33 penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 4 lainnya meninggal dunia.

Dari 33 penumpang selamat, 4 di antaranya menyelamatkan diri menggunakan sekoci, ditemukan sekitar pukul 05.15 WITA di Perairan Cekik Bali. Keempatnya merupakan warga Blimbingsari dan Genteng, Banyuwangi.

“Saat ini empat penumpang yang selamat tersebut berada di kantor BPTD Gilimanuk untuk dimintai keterangan,” terang Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR, saat dikonfirmasi, Kamis (3/7/2025) siang.

Empat korban yang selamat adalah Saroji (47), Mansur (40) dan Romi Alga Hidayat (44), ketiganya warga Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi. Sementara satu orang lagi bernama Sandi (44), asal Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Tim SAR Gabungan sampai saat ini masih dalam upaya pencarian untuk korban KMP Tunu Pratama Jaya lain,” imbuh Nanang Sigit.

Nanang menambahkan, adapun unsur yang berkoordinasi dalam pencarian ini. Di antaranya Basarnas Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Banyuwangi, Pos SAR Jembrana, Syahbandar Banyuwangi dan Gilimanuk, Polairud Banyuwangi.

Selain itu, Polair Polres Jembrana, Polairud Polda Bali, Satbrimob Batalion C Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, dan BPTD Gilimanuk. Juga KP3 Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, BMKG Banyuwangi, BKK Banyuwangi, dan Tagana Banyuwangi, juga potensi SAR lainnya.

Sebelumnya, Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu malam (2/7/2025) setelah dilaporkan mengalami kebocoran pada bagian mesin. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Gilimanuk, Bali, dan tenggelam sekitar 25 menit setelah bertolak.

Berdasarkan informasi dari Badan SAR Surabaya, kapal tersebut tenggelam sekitar pukul 23.35 WIB di koordinat 8° 9’32.35″S 114°25’6.38″E. Itu tidak lama setelah mengirim sinyal distress pada pukul 23.20 WIB. Kapal sebelumnya diberangkatkan dari Pelabuhan Ketapang pada pukul 22.56 WIB.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi Banyuwangi menyampaikan. KMP Tunu Pratama Jaya tercatat membawa 53 penumpang, 12 kru kapal, dan 22 kendaraan berbagai jenis, termasuk 14 truk tronton yang juga ikut tenggelam bersama kapal. (kur/gni)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com