Mojokerto, blok-a.com – Polres Mojokerto Kota menggencarkan razia minuman keras menjelang perayaan malam Suro. Dalam patroli yang digelar Rabu (25/6/2025), petugas Satsamapta mengamankan sepasang kakak beradik yang kedapatan menjual puluhan botol miras di kawasan Pasar Rakyat Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Kedua pelaku berinisial NO (29) dan MIPP (19) merupakan warga asal Krian, Kabupaten Sidoarjo. Saat ditangkap, keduanya sedang membawa 52 botol minuman keras beralkohol yang dikemas dalam botol ukuran 600 mililiter. Menurut polisi, miras itu dibungkus rapi menyerupai paket guna mengelabui petugas.
“Kami mengamankan dua orang dari Krian yang tertangkap tangan menjual minuman keras di wilayah Jetis. Total ada 52 botol yang kami sita, semua dikemas menyerupai paket,” kata Kepala Seksi Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet Haryono, mewakili Kapolres AKBP Daniel S. Marunduri, Kamis (26/6/2025).
Penangkapan ini, kata Slamet, merupakan bagian dari patroli rutin yang ditingkatkan menjelang datangnya bulan Suro. Kepolisian menilai momen ini rawan terjadi gangguan ketertiban akibat konsumsi minuman keras.
“Kegiatan razia ini kami fokuskan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan selama malam Suro, terutama yang berkaitan dengan konsumsi miras,” ujar Slamet.
Keduanya dijerat dengan Pasal 29 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di lokasi, mereka langsung dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras karena dapat memicu dampak buruk, baik secara pribadi maupun sosial.
“Kami mengingatkan warga agar tidak mengonsumsi miras. Selain membahayakan kesehatan, hal itu juga bisa menimbulkan gangguan di lingkungan sosial. Bila ada masyarakat yang mengetahui peredaran miras ilegal, silakan melapor melalui Call Center Polri di 110,” kata Slamet.
Polres Mojokerto Kota memastikan razia akan terus digencarkan di berbagai titik strategis, terutama di pasar dan pusat keramaian, hingga usai malam Suro.(sya/lio)









