Kota Malang, blok-a.com – Ratusan masyarakat yang tergabung ‘Malang Turun Ke Jalan’ menggelar aksi untuk tolak pengesahan RUU TNI pada Minggu (23/3/2025).
Dengan berpakaian serba hitam, mereka mulai memadati jalanan depan Balai Kota Malang sekitar pukul 16.10 WIB.
Dalam demo tolak RUU TNI tersebut, mereka melakukan teatrikal dengan menggambar rekonstruksi tubuh di atas aspal jalan dengan kapur di sekitaran Balai Kota Malang.
Aksi teatrikal itu mirip dengan aksi kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia di tempat.
Berbagai tulisan disampaikan oleh para massa aksi, mulai dari ‘1312 Fuck Cops and Military’, ‘Republik Kandang Babi’, ‘ORBAck’ hingga tulisan ‘Kebebasan Dibawah Naungan Senjata’ terpampan memenuhi jalanan Balai Kota Malang.
Tidak hanya itu, tulisan ‘Katanya Reformasi Biar Militer Gak Ikut-ikut Urusan Sipil, Kok Sekarang Malah Dikasih Karpet Merah’ dengan hashtag #tolakUUTNI dan #tolakRUUPolri juga dibawa oleh para pendemo sebagai bagian menyampaikan aspirasi mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pendemo masih berkumpul di jalanan halaman Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Malang.
Massa terus berdatangan dari berbagai sudut sisi jalanan ini, untuk arus lalu lintas menuju tempat demo ditutup total.
Sehingga arus lalu lintas menuju tempat aksi demo ini dialihkan menuju Jalan Tugu sisi utara. (yog/bob)









