Belasan Sekolah Rusak Berat di Kabupaten Malang Segera Diperbaiki

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji saat ditemui awakmedia (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji saat ditemui awakmedia (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) segera melakukan perbaikan sekolah rusak pada Maret 2025 mendatang. Perbaikan awal, diprioritaskan untuk sekolah rusak berat.

Dari data Dindik, setidaknya ada 206 sekolah rusak di wilayah Kabupaten Malang. Jumlah tersebut meliputi 46 sekolah rusak ringan, 66 rusak sedang, dan 94 rusak berat, yang tersebar hampir merata di 33 kecamatan.

Kepala Dindik Kabupaten Malang, Suwadji mengungkapkan, sebanyak 19 sekolah rusak berat akan dilakukan perbaikan secara bertahap di tahun 2025.

“Ada sebanyak 19 sekolah rusak yang akan dilakukan perbaikan. Prioritasnya adalah yang mengalami rusak berat, selanjutnya akan diperbaiki bertahap,” kata Suwadji, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dikatakan Suwadji, kategori sekolah rusak berat yakni ruangan yang hampir tidak dapat difungsikan kembali karena beberapa kerusakan. Seperti bangunan hampir roboh, atap yang ambruk dan lain sebagaihya.

“Beberapa sekolah yang akan dilakukan perbaikan, ada SD Lebakharjo 4 Kecamatan Ampelgading, SD Tamansatriyan Kecamatan Ampelgading, Taman Kesatrian Kecamatan Tirtoyudo, Sukodono Kecamatan Dampit, dan Kemulan Kecamatan Turen dan ada sekolah SMP,” bebernya.

Total ada 57 ruang kelas yang akan dilakukan perbaikan, setiap ruang kelas dianggaran sebesar Rp70 juta. Karena keterbatasan anggaran, rencananya perbaikan akan dilakukan kembali menggunakan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025.

“Karena anggaran kami terbatas, maka hanya 19 yang kita laksanakan dulu. Nanti di PAK 2025 akan kita lanjutkan,” pungkasnya.

Perbaikan ratusan sekolah rusak ditargetkan rampung di tahun 2026 mendatang. Hal ini juga diungkapkan oleh Bupati Malang, Sanusi beberapa waktu lalu.

Pemkab Malang membagi dua tahap perbaikan, tahap pertama pada 2025 difokuskan pada sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat.

Sedangkan tahap kedua pada 2026, perbaikan difokuskan pada sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga ringan.

“Tahun 2025 kami targetkan semua sekolah dengan kerusakan berat sudah diperbaiki. Sisanya akan dituntaskan di tahun 2026. Anggaran akan kami alokasikan secara bertahap untuk memastikan seluruh sekolah di Kabupaten Malang berada dalam kondisi layak,” beber Sanusi. (ptu)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com