Surabaya, Blok-a.com- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, diiringi musik patrol diantar daftarkan Bacaleg Demokrat menumpang becak motor (Bentor) ke KPU Jatim di Jalan Tenggilis, Surabaya, Minggu (14/5/2023).
Memasuki halaman gedung KPU Jatim, Emil disambut Ketua KPU Jatim dan komisioner lainnya, dan menyerahkan berkas pendaftaran.
Selanjutnya disilakan menuju ruangan Silon KPU Jatim untuk diperiksa kelengkapannya.
Emil Dardak di depan puluhan wartawan mengatakan tepat di hari Minggu, tanggal 14 Mei 20023, pukul 14 lewat 14 menit Partai besutan SBY di nomor urut 14 ini mendaftar resmi ke KPU.
“Kita bersyukur kepada Tuhan YME. Maka dengan niat tulus kami ingin berjuang untuk kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Kata Emil, Partai Demokrat memiliki sejarah panjang dan emas sejak awal dilahirkan pada 2004.
Kala itu, putra kelahiran Pacitan, Jawa Timur kali pertama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Demokrat menjadi Presiden satu dekade (10 tahun).
Kemudian, selanjutnya mengusung Gubernur Soekarwo – Gus Ipul memimpin Jawa Timur, pada 2008-2019 (dua periode).
Bahkan koalisi Partai Demokrat mengusung pasangan Khofifah- Emil, memenangi Pilkada Gubernur, duet ini memimpin Jatim hingga sekarang.
“Berangkat dari sinilah kita jadikan motivasi dan menjadi referensi Insan Demokrat mulai dari ujung timur Banyuwangi ke ujung barat Ngawi, ujung utara Madura ke ujung selatan Pacitan, untuk bergerak, menuju rakyat Jatim maju dan sejahtera,” ujarnya.
Kata Emil, masih banyak terdengar suara petani yang resah akan kenaikan produksi, harga jual turun naik.
Ada suara guru-guru, tenaga kesehatan, yang berharap apresiasi dari negara, kemudian harapan generasi muda saat ini yang sedang galau di era disrupsi saat ini, ada pula suara pelaku UKM yang menginginkan agar banjir dan longsor ditangani.
Dari sinilah, Jatim mencapai titik balik, sejak dilanda pandemi Covid-19 yang anjlok, maka di bawah kendali Khofifah – Emil, ekonomi Provinsi Jatim bangkit paling tinggi se Indonesia dan kemiskinan turun paling tajam di Indonesia.
“Dari sini menjadi semangat seluruh Demokrat Jatim dan menjadikan bukti sebagai resep berlaga di Pileg 2024 mendatang,” tegasnya.
Dengan ikhtiar itulah Demokrat berhasil membuktikan sesuai rekam jejak. Bukan janji kosong namun upaya yang dilandasi akal sehat, dengan kerangka logis dan rekam jejak yang telah dibuktikan.
“Dengan demikian Demokrat Jatim siap mengabdi.
Dengan mengusung 120 Bacaleg dari berbagai katar belakang mulai dari inkamben, aktivis mahasiswa, alumnus, nakes, dokter, dunia pendidikan, hingga ojek online. Semuab formasi Bacaleg termasuk kuota perempuan sesuai amanat regulasi yakni 30 persen,” bebernya.
Target Demokrat Jatim dalam perolehan kursi di DPRD Jatim ada kenaikan dari 14 naik menjadi 15 persen, atau 18 kursi.
Untuk menyukseskan itu, Demokrat juga menyentuh pemilih milenial dengan menyodorkan Bacaleg milenial. Ada tokoh dan nama populer, ada generasi zilenial yakni Ketua DPD Demokrat Sidoarjo, yang jadi Dewan di usia 25 tahun.
Disinggung soal Pilkada Gubernur, Emil Elestianto Dardak mengatakan jika Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa maju kembali ke Pilgub 2024 maka Demokrat komitmen tetap, dan akan menjadi garda terdepan. (kim/bob)










Balas
Lihat komentar