Aremania Bakar Spanduk Berbau Politik yang Mengatasnamakan Tragedi Kanjuruhan

img 20221214 wa0006
Aremania Bakar Spanduk Berbau Politik yang Mengatasnamakan Tragedi Kanjuruhan

Kota Malang, blok-a.com – Spanduk bergambar salah satu tokoh politik beberapa waktu lalu terpampang di pagar Gedung DPRD Kota Malang.

Spanduk itu juga terlihat tertulis “Ikatan alumni 212 Dukung Proses Usut Tuntas Tragedi Kanjurughan & polisi harus bertanggung jawab terhadap kematian Aremania dan Aremanita #usuttuntas #gantipresiden #KM50 #ACAB.”

Kekinian spanduk itu pun telah tiada. Spanduk itu dikabarkan sudah dibakar, Selasa (13/12/2022).

Perwakilan Sekber Aremania, Saiful membenarkan kabar itu.

Pembakaran spanduk bergambar foto tokoh politik dan bertuliskan alumni 212 itu dibakar karena proses usut tuntas Tragedi Kanjuruhan tidak ada hubungannya dengan dengan hal berbau politik.

“Kami tidak mau ditunggangi, seperti hashtag ganti presiden ataupun hashtag KM 50,” kata dia dikonfirmasi, Rabu (13/12/2022).

Saiful juga menjelaskan sejak awal pihaknya tidak ingin dicampuri dengan kepentingan politik. Dia menilai gerakan ganti presiden ataupun alumni 212 itu diduga kuat ingin menunggangi usaha Aremania dalam usut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

“Ada indikasi mau menunggangi Tragedi Kanjuruhan. Kami menolak keras. Gak ada hubungannya dengan ganti presiden maupun KM 50, menolak alumni 212 untuk bergabung di Tragedi Kanjuruhan sudah basi tidak sejak awal,” ujarnya.

Spanduk di depan gedung DPRD Kota Malang, kata Saiful hanya satu yang dicopot dan dibakar dari sejumlah spanduk lainnya

“Ada spanduk yang bertebaran di Malanh kami amankan beberapa dan sebagai simbolis kami bakar satu karena tidak setuju dengan adanya tunggangan yang ada indikasi politiknya,” tutupnya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com