Alasan Pengamen di Persimpangan Masjid Sabilillah Malang Bawa Cutter

Kota Malang, blok-A.com – Pengamen di area Masjid Sabilillah Malang, akhirnya diamakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Senin (17/10/2022).

Diberitakan sebelumnya dalam cuitan @Blamecoward di laman twitternya, ada seorang pengamen yang meminta uang secara paksa, di sekitaran lalu lintas Masjid Sabilillah Malang. Tidak hanya itu, ia juga membawa cutter sebagai bentuk pemaksaannya terhadap orang-orang di sana.

Dalam bukti chat Whatsapp yang beredar, salah satu saksi mata menceritakan sedikit kronologi dari aksi pengamen tersebut.

Sekitar pukul 23.35 WIB, seorang pengendara mobil lewat dan menemui pengamen itu. Karena tidak ada uang receh, ia pun tidak memberikan uang padanya. Sontak, membuat pengamen itu marah, dan hampir melukai pengendara mobil, menggunakan cutter yang dipegangnya.

Mendengar kabar tersebut, Satpol PP bertindak dengan cepat dalam mengamankan pengamen tersebut.

Kabid Trantibum Satpol PP, Rahmat Hidayat menjelaskan bahwa pengamen itu sudah mengakui perbuatannya dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Malang.

“Menurut pengakuannya, dia ngamen dan menakut-nakuti pengendara pakai cutter,” ucapnya.

“Motif dari pengamen sendiri, karena mabuk,” tambah Rahmat.

Rahmat juga menjelaskan bahwa saat penggeledahan tasnya, terdapat dua gunting dan juga paku-paku.

“Kalau paku itu buat alat pengamen itu (kicrikan),” jelas Rahmat.

Sebagai informasi, pengamen tersebut sudah diamankan oleh pihak Satpol PP. Tidak hanya itu, Satpol PP juga sudah berkoordinasi dengan Kepolisian terkait hal ini. Rahmat dan timnya, akan membuat surat ke Dinas Sosial Kota Malang, untuk menindaklanjuti pembinaan terhadap pengamen tersebut.
(rco)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com