Kabupaten Malang, blok-A.com – Sejumlah elemen masyarakat menghendaki adanya otopsi untuk memastikan penyebab kematian ratusan orang di Tragedi Kelam Kanjuruhan.
Hal ini pun sepertinya akan terjadi. Sebab, Polda Jatim telah mengkonfirmasi akan dilakukan otopsi jenazah.
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes dr Erwinn Zainul Hakim dua keluarga korban Tragedi Kelam Kanjuruhan menghendaki adanya proses otopsi. Permohonan pun telah diajukan agar jenazah keluarga korban diotopsi.
“Kami sudah mendapatkan informasi ada dua pihak keluarga yang akan melakukan otopsi,” ucap Erwin dalam konferensi pers, Rabu (13/10/2022).
Erwin menambahkan, otopsi itu akan dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI). Dokter yang akan bertugas ditunjuk langsung oleh PDFI.
“Oleh karena itu pelaksanaannya ditunjuk kan oleh Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, untuk tambahan jenazah yang akan diotopsi kemungkinan akan bertambah. Pertambahan itu tergantung penyidik.
“Kami hanya menerima dari penyidik. Sementara kami mendapatkan informasi dua,” tuturnya.
Sementara itu, desakan untuk otopsi ini muncul karena untuk memastikan penyebab kematian ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan.
Salah satu desakan itu muncul dari Federasi Kontras. Menurut berita blok-A.com sebelumnya, Sekjen Federasi Kontras, Andi Irfan menyebut pernyataan Polri terkait tidak ada sebab gas air mata dalam kematian jenazah adalah opini.
Andi menyebut, statemen Polri itu terburu-buru. Untuk memastikan penyebab kematian seharusnya dilakukan pemeriksaan secara faktual, yakni melalui otopsi. (bob)










Balas
Lihat komentar