Banyuwangi blok-a.com – Polresta Banyuwangi menggelar dzikir dan sholawat bertempat di di lapangan Rowo Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Rabu (14/9/2022) malam.
Digelarnya acara tersebut untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam menjalankan tugas dan aktivitas sehari-hari.

Hadir dalam acara tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa dan Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, Ketua MUI Banyuwangi Gus Kholid, Sekretaris PCNU Banyuwangi KH. Hayatul Ikhsan, Camat Kalipuro Astori, Danramil Kalipuro Kapten CBA Guntur dan Kapolsek Kalipuro AKP Hadi Waluyo.
Kombes Pol Deddy Foury Mullewa sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Polsek Kalipuro yang telah melaksanakan acara berdzikir dan bersholawat ini dan santunan yatim piatu.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar kondusifutas Kamtibmas Indonesia, dan Banyuwangi khususnya tetap terjaga sehingga masyarakat bisa tetap melakukan aktivitasnya tanpa gangguan,” ucap Kapolresta.
Kombes Pol Deddy menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan adanya peningkatan akan keimanan dan ketaqwaan anggota kepada Allah SWT, sehingga akan berdampak pada kinerja.
“Saya, mengapresiasi apa yang telah Polsek Kalipuro selengarakan ini, mudah-mudahan Kecamatan Kalipuro dan Kabupaten Banyuwangi diberikan keberkahan dengan kondusifitas Kamtibmas dan kesejahteraan warganya,” tutur Kapolresta.
Orang nomor satu di jajaran Polresta Banyuwangi berpesan kepada seluruh personil dan jamaah yang hadir jangan sampai berputus asa, dan mengajak untuk memperbanyak baca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap untuk kegiatan semacam ini bisa ditiru oleh Polsek-Polsek yang lainnya.
“Mudah mudahan dalam kegiatan dzikir dan sholawat malam ini dapat diterima semua amal ibadah kita, dan kelak di yaumip akhir kita memdapatkan syafaat Nabi Muhammad,” pungkas Kapolresta.
Gus Khosim dalam sambutannya mengatakan mudah mudahan diadakannya dzikir dan sholawat pada malam hari ini Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan adu domba, dikuatkan persatuan dan keaatuan bangsa.
“Khususnyan untuk Kabupaten Banyuwangi dijauhkan dari marabahaya, balak, tho’un, wabah, masyarakatnya semakin guyub rukun dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Sehingga situasi keamanan benar-benar kondusif,” harapnya.
Acara ditutup dengan doa oleh masing-masing ulama yang hadir secara bergantian mulai dari Gus Kholid Ketua MUI Banyuwangi, Gus Khosim Sekretaris PC NU Banyuwangi, KH. Moh. Hayatul Ikhsan. (Kuryanto)










Balas
Lihat komentar