Kota Malang, blok-A.com – Kampung Keramik Dinoyo memang memiliki cerita tersendiri dalam sejarah keramiknya. Namun siapa sangka, hal tersebut bisa membawa kejutan seperti mendatangkan artis indonesia hingga ekspor ke luar negeri, Senin (25/07/2022).
Salah satu pengrajin sekaligus pejaga toko Cinderamata Keramik Dinoyo, Hanafi Wahyu Novantio (27) menuturkan bahwa dulu pernah ada media nasional meliput di Kampung ini, bahkan artis indonesia pun datang ke sini.
“Seinget saya yang pernah datang dan ngeliput seperti Laptop Si Unyil, Peppy The Explorer, Tau Ga Sih Trans Tv, dan lain lain. Kalo untuk artis indonesia, Krisdayantai pernah kesini,” ujar Tio.
Tio menjelaskan bahwa dulu peminat keramik bahkan sampai ke luar negeri. Salah satu negara yang di ekspor adalah Canada.
“Dulu sempet parbrik tua yang memproduksi keramik mendapat permintaan dari Canada. Itu menjadi suatu pencapaian yang luar biasa,” tutur Tio.
Terpisah, Pemiliki Cinderamata Keramik Dinoyo H. Syamsul Arifin (62), menjelaskan bahwa ini menjadi peluangnya untuk membuka sebuah edukasi wisata keramik.
“Saya membuka sebuah wisata edukasi tentang keramik. Jadi pengunjung boleh liat proses produksi keramik, mencoba membuat keramik, dan hasilnya bisa dibawa pulang, ” tutur Syamsul.
Syamsul mengungkapkan bahwa wisatawan yang datang mulai dari mahasiswa, anak sekolahan, warga malang, dan juga bule. Untuk mencoba wisata edukasi keramik hanya merogoh kocek sebesar Rp.50.000 saja, anda sudah bisa membawa pulang karya cipta sendiri.
“Alhamdulillah masih ramai ya, jadi harganya Rp.50.000 saja. Biasanya yang datang anak sekolahan soalnya ada pelajaran seni budaya ataupun muatan lokal,” ucap Syamsul.
Dalam 1 bulan, Cinderamata Keramik Dinoyo bisa memproduksi sebanyak 2000 buah dengan total karyawan 23 orang. Ia bisa menjual kira kira 80% dari produksi keramik, dan sisanya di display ke galeri.
Syamsul berharap adanya regenerasi dalam mengembangkan Kampung Keramik Dinoyo ini dimasa depan, sehingga kelestariannya tetap terjaga.
“Saya berharap regenerasi terbangun dengan baik untuk mengembangkan Kampung Keramik Dinoyo tetap eksis di masa depan. Punya kreativitas mengembangkan produk mengikuti permintaan konsumen dan tren sekarang,” tutup Syamsul. (mg1/bob)










Balas
Lihat komentar