Gresik, blok-a.com – Gresik United akan menjalani laga krusial dalam lanjutan playoff degradasi Liga 2 melawan Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Kamis (13/2/2025), pukul 15.30 WIB.
Laskar Joko Samudro sendiri harus meraih kemenangan saat bertandang ke markas Persiku Kudus demi menjaga asa bertahan di Liga 2.
Saat ini, Gresik United berada di peringkat tiga klasemen dengan delapan poin, hanya terpaut satu angka dari Persiku Kudus di posisi kedua.
Kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan Djajang Nurjaman agar bisa memperbaiki posisi di klasemen.
Gresik United bertolak ke Kudus pada Selasa (11/2/2025) kemarin, setelah sebelumnya menggelar latihan pagi di Stadion Gelora Joko Samudro.
Dalam sesi latihan terakhir itu, Djajang Nurjaman (Djanur) dan tim pelatih fokus pada pematangan strategi serta membenahi kelemahan yang terlihat di laga sebelumnya melawan Persekat Tegal. Mereka juga telah menganalisis permainan Persiku Kudus melalui rekaman video.
“Setelah pertandingan melawan Persekat Tegal, kami kehilangan poin penting. Kami belum bisa meraih tiga poin di kandang sendiri. Sekarang, kami harus bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi Persiku Kudus dalam waktu yang sangat mepet. Itulah mengapa sebelum berangkat, kami tetap menjalani latihan pagi,” ujar Djanur.
Namun, Gresik United menghadapi tantangan dengan adanya beberapa pemain yang mengalami cedera ringan akibat pertandingan sebelumnya. Tim medis akan berusaha memulihkan kondisi mereka agar bisa tampil dalam kondisi terbaik.
Selain itu, Djanur juga menyoroti perubahan di kubu lawan, di mana Persiku Kudus kini dilatih oleh Alfiat menggantikan Bonggo Pribadi.
“Perubahan pelatih tentu berpengaruh. Persiku dalam tren positif setelah mengalahkan Persibo Bojonegoro. Padahal secara materi, Persibo lebih unggul, tetapi mereka bisa dikalahkan. Ini menunjukkan Persiku Kudus tim yang patut diwaspadai,” imbuhnya.
Laga ini juga menjadi ajang revans bagi Gresik United setelah pertemuan pertama pada Jumat (21/1/2025) lalu berakhir dengan kekalahan di kandang sendiri.
Kala itu, gol semata wayang dari Antoni Putro di menit ke-83 membuat Laskar Joko Samudro harus menelan kekalahan pahit.
Dengan kondisi klasemen yang begitu ketat, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung seru dan penuh tekanan. Gresik United datang dengan misi besar, dan kemenangan menjadi satu-satunya jalan untuk tetap bertahan di Liga 2.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Djajang mengatakan timnya akan berusaha meraih hasil yang maksimal, melihat di pertemuan pertama yang kalah. Kemenangan harus diraih untuk menjaga asa bertahan di Liga 2.
“Dipertemuan pertama kita kalah, bagaimana caranya untuk meraih hasil yang maksimal untuk menjaga asa bertahan di Liga 2,” bebernya.
Djanur mewaspadai kekuatan Persiku Kudus yang menjadi tim pertama yang mengalahkan angkernya Stadion Gejos hingga menang 1-0.
“Kami mewaspadai Persiku Kudus, mereka tim yang bagus, mereka saja berhasil menang di kandang kami 1-0 di pertemuan pertama,” jelasnya.
Salah satu pemain Gresik United, Ade Kristianto mengatakan bahwa belajar dari pertemuan pertama, pemain Gresik United harus raih hasil maksimal.
“Pemain Gresik United tahu apa yang harus dilakukan, berkaca dari pertemuan pertama kita yang kalah,” pungkasnya.(ivn/lio)










