Kota Malang, blok-a.com – Persaingan perebutan juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025 semakin ketat. Catatan yang dihimpun blok-a.com, hingga Selasa (24/6/2025) pukul 18.00 WIB, Kota Malang menempel ketat Kota Surabaya di klasemen Porprov Jatim sementara dengan selisih hanya tiga medali emas.
Ketua KONI Kota Malang, R Djoni Sudjatmoko menyebut Kota Malang telah mengumpulkan 25 medali emas, 17 perak, dan 10 perunggu, mengantongi 144 poin, bersaing langsung dengan Surabaya yang mengoleksi 28 medali emas. Sementara posisi ketiga ditempati Kabupaten Sidoarjo dengan 14 emas.
Djoni menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan semangat juang para atlet, meski dengan keterbatasan fasilitas dan anggaran dibandingkan kota besar lainnya.
“Mewujudkan mimpi ya, bukan hanya mewujudkan target. Target kita kan runner up. Tapi mimpi kita mencetak sejarah untuk bisa juara umum,” ungkapnya.
Djoni menyadari bahwa dari segi pendanaan dan fasilitas latihan, Kota Malang masih tertinggal jauh dibandingkan Surabaya. Namun ia menekankan bahwa semangat juang para atlet justru menjadi kekuatan utama.
“Ya, karena kita jauh dengan Surabaya terus ketersediaan lapangan-lapangan untuk berlatih juga. Tapi kan kita punya semangat. Semangatnya teman-teman luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, momen menjadi tuan rumah adalah kesempatan emas yang belum tentu akan terulang dalam waktu dekat. Oleh karena itu, ia terus memompa motivasi para atlet untuk memaksimalkan peluang saat ini.
“Ini kesempatan kita, peluang untuk bisa mengalahkan Surabaya di saat tuan rumah ini. Belum tentu 20 tahun lagi kita bisa jadi tuan rumah lagi,” katanya.
Djoni juga menyebutkan bahwa sebagian besar cabor yang telah bertanding berhasil melampaui target perolehan medali.
“Yang sudah bertanding, semua over target. Hapkido lebih, IODI lebih, dari 5 menjadi 8. Semua lebih,” tutupnya. (yog/bob)









