Tampil Nyentrik di Debat Pamungkas Pilbup Malang, Paslon Salaf Beberkan Cara Selaraskan Pembangunan Daerah

Debat publik pamungkas pemilihan bupati dan wakil bupati Malang 2024 (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Debat publik pamungkas pemilihan bupati dan wakil bupati Malang 2024 (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1, Sanusi – Lathifah tampil nyentrik di debat publik pamungkas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, pada Jumat (22/11/2024) malam.

Paslon berakronim Salaf ini mulai memasuki ruangan debat yang bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Malang, sekitar pukul 18.45 WIB.

Keduanya tampil dengan outfit nyentrik malam tadi. Mengenakan kemeja putih dengan bawahan kain sarung bermotif batik, serta syal batik dengan warna dominan hitam sebagai aksesoris pelengkap.

Liason Officer (LO) Tim Kampanye Salaf, Zulham A. Mubarrok mengatakan, outfit yang dikenakan paslon nomor urut 1 memang berbeda dari debat-debat sebelumnya. Ia menerangkan bahwa outfit sarung ini sengaja dikenakan sebagai identitas diri dari pasangan calon.

Outfit ini mencerminkan histori dan bagaimana asal dari Paslon, Abah Sanusi dan Bu Nyai Lathifah ini dikenal dari kalangan pesantren, keduanya adalah santri,” kata Zulham saat ditemui, Jumat (22/11/2024).

Debat pamungkas Pilbup Malang ini sendiri mengusung tema menyerasikan pembangunan Kabupaten Malang dengan Provinsi dan Nasional demi memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kebangsaan.

Selain tampil nyentrik, paslon Salaf juga dengan lihai memaparkan program kerjanya selama lima tahun kedepan, jika terpilih.

Salah satu langkah yang ditempuh, yakni dengan mengakselerasikan program pemerintah pusat, provinsi Jawa Timur dengan program pemerintah Kabupaten Malang.

“Sebelum saya mencalonkan diri, ini sudah saya tata. Saya bersama Bu Lathifah sudah bertemu dengan ketua MPR yang sekaligus Sekjen Gerindra untuk mengakselerasikan program-program di Kabupaten Malang,” kata Sanusi, Jumat (22/11/2024).

“Yang kedua dengan provinsi, saya sudah bertemu dengan Bu Khofifah. Jadi bukan berencana, tapi sudah ketemu,” sambungnya.

Termasuk dalam melaksanakan program pembangunan infraktruktur, bidang kesehatan, hingga menyempurnakan pendidikan yang lebih baik bagi para peserta didik yang kurang beruntung.

“Jadi semua program-program ini sudah kami kolaborasikan dengan pemerintah pusat. Termasuk melalui ketua MPR nanti bisa menjadi penjembatan saya bertemu dengan para menteri untuk menghubungkan dengan Kabupaten Malang,” ujarnya.

Terpisah, Calon Wakil Bupati Malang nomor urut 1, Lathifah Shohib menambahkan, bahwa program pendidikan menjadi salah satu fokusnya dalam membangun Kabupaten Malang semakin makmur.

Hal ini dilakukan dengan memperbanyak program beasiswa bagi peserta didik. Baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

“Kami akan mengupayakan, bagi anak anak dari keluarga yang kurang mampu untuk mendapatkan beasiswa, baik dari Beasiswa Indonesia Pintar maupun beasiswa lain termasuk beasiswa dari APBD Kabupaten Malang,” pungkasnya. (ptu/gni)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com