JPB Blitar Raya Serukan Jangan Pilih Caleg Bermasalah dengan Hukum

Koordinator relawan Jaringan untuk Pemilu Bersih (JPB) Blitar Raya, Bambang Sunarso. (blok-a.com/Fajar)
Koordinator relawan Jaringan untuk Pemilu Bersih (JPB) Blitar Raya, Bambang Sunarso. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2024 tinggal 4 bulan lagi. Suhu politik pun semakin memanas. Berbagai cara dan upaya dilakukan para caleg dan tim pemenangannya.

Untuk menciptakan iklim Pemilu 2024 yang bersih dan bebas dari tindak kecurangan dan politik uang, relawan Jaringan untuk Pemilu Bersih (JPB) Blitar Raya, siap mengawal proses dan pelaksanaan pemilihan umum legislatif dan pemilihan Presiden 2024.

Koordinator relawan JPB Blitar Raya, Bambang Sunarso mengatakan, bahwa kecurangan dan politik uang dalam pemilu, selain akan merusak demokrasi juga merupakan perbuatan melawan hukum.

“Bagaimana tidak rusak, ketika seorang calon legislatif yang tidak kompeten dapat terpilih karena menyogok rakyat,” kata Bambang Sunarso, Jumat (13/10/223).

Lebih lanjut Bambang menyampaikan, jika itu terjadi, pasti calon wakil rakyat yang terpilih tersebut hanya akan berfikir bagaimana mengembalikan modal pecalonan selama dia menjabat, dengan segala cara.

“Itu sudah jelas, bagaimana caranya mengembalikan uang yang dipakai untuk menyogok rakyat waktu proses pemilihan. Tentunya dengan segala cara meskipun dengan melakukan korupsi. Kalau sudah begitu keuangan negara yang dirugikan,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk itu, JPB menyerukan agar rakyat sebagai pemilih cerdas dan teliti sebelum memilih wakilnya.

“Kenali dulu siapa calon yang hendak kita pilih, latar belakang, kompetensi, visi-missinya. Kalau tidak jelas jangan dipilih. Terlebih lagi caleg yang sedang bermasalah dengan hukum. Sebaiknya kita teliti dulu sebelum nyoblos, jangan hanya sekedar milih gambar,” pungkasnya. (jar)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?