Datangkan Bantengan, KPU Jatim Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 di Mojokerto

Pjs Bupati Mojokerto bersama komisioner KPU kabupaten Mojokerto dan komisioner KPU provinsi dalam acara sosialisasi pilkada di Paseban Agung Trawas.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Pjs Bupati Mojokerto bersama komisioner KPU Kabupaten Mojokerto dan komisioner KPU Provinsi Jatim dalam acara sosialisasi pilkada di Paseban Agung Trawas.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Memanfaatkan hiburan kesenian yang digemari masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar sosialisasi Pilkada 2024 di Lapangan Paseban Agung, Desa Jarakan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (21/11).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB ini sukses menarik ribuan warga dari berbagai desa.

Antusiasme warga tampak jelas saat mereka menikmati pertunjukan seni bantengan dan penampilan band musik yang meramaikan acara.

Selain hiburan, masyarakat juga mendapatkan kupon undian dengan berbagai hadiah doorprize menarik.

KPU Jatim turut membagikan ratusan cenderamata berupa boneka maskot Pilkada 2024 secara gratis.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KPU Jatim, Nur Salam, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya di kalangan milenial.

Ia menargetkan tingkat partisipasi pemilih mencapai lebih dari 70 persen pada Pilkada serentak yang akan digelar 27 November mendatang.

“Kami ingin masyarakat, khususnya pemilih milenial, tidak menjadi golongan putih atau golput. Penting untuk menentukan pilihan terhadap calon gubernur, wakil gubernur, bupati, maupun wakil bupati sebagai bentuk dukungan terhadap demokrasi bangsa,” ujar Nur Salam.

Nur Salam juga menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk mendekatkan KPU kepada masyarakat di hari-hari terakhir menjelang pemungutan suara.

Ia optimis metode sosialisasi berbasis seni dan hiburan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti Pilkada.

“Dengan pentas seni bantengan ini, kami berharap partisipasi pemilih, khususnya di Kabupaten Mojokerto, dapat meningkat. Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di daerah lain, seperti seni jaranan yang akan digelar di Trenggalek besok,” tambahnya.

Ia menegaskan, pada momen-momen akhir menjelang pencoblosan, animo masyarakat harus terus dijaga agar partisipasi tidak.

“Jika animo masyarakat menurun di detik-detik akhir, hal ini tentu akan berdampak pada angka partisipasi dalam pencoblosan,” tutup Nur Salam.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com