Truk Terguling di Exit Tol Penompo Mojokerto, Diduga Pecah Ban Belakang

Evakuasi truk muat ayam yang terguling di exit tol Mojokerto.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Evakuasi truk muat ayam yang terguling di exit tol Mojokerto.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)

Mojokerto, blok-a.com – Sebuah truk Isuzu Elf bermuatan ayam dengan nomor polisi H 1813 GL mengalami kecelakaan tunggal di Exit Gerbang Tol (GT) Penompo, Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 10.25 WIB. Insiden terjadi diduga akibat pecah ban bagian kiri belakang hingga membuat kendaraan hilang kendali dan terguling.

Kendaraan yang dikemudikan Budi (40), warga Janti, Kecamatan Perak, Jombang, melaju dari arah Jombang menuju Mojokerto dengan kecepatan sedang. Setibanya di Exit GT Penompo, tepatnya di atas jembatan Mertex, ban kiri belakang tiba-tiba pecah.

Akibatnya, truk oleng dan pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga terguling ke sisi jalur. Saat kejadian, kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas terpantau lancar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dinyatakan selamat. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta, sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses pendataan pengelola.

Petugas PJR 315 Ditlantas Polda Jatim, yaitu Aipda Edi dan Bripka Broto, tiba di lokasi sesaat setelah menerima laporan. Petugas bersama pengelola Tol Sumo kemudian melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan serta memastikan kondisi jalur tetap aman.

Selain itu, petugas melakukan olah TKP, mendokumentasikan kondisi kendaraan, mengamankan barang bukti kecelakaan ke Pos GT Penompo, serta mencari keterangan saksi di lokasi.

Panit PJR III Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pecah ban diduga menjadi faktor utama yang memicu insiden.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kecelakaan disebabkan ban kiri belakang truk yang pecah, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan kendaraan terguling,” ujar Ipda Ridho.

Ia mengigatkan para pengemudi truk yang menempuh perjalanan jarak jauh di jalur tol untuk rutin melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi untuk mengecek kondisi ban, tekanan angin, dan kelayakan kendaraan sebelum melintas di jalan tol. Pecah ban adalah salah satu penyebab kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, truk telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mencegah gangguan arus lalu lintas. Pihak kepolisian bersama pengelola tol masih melakukan pendataan lanjutan terkait kerusakan fasilitas tol.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com