Kota Malang, blok-a.com – Bus pariwisata yang diduga rem blong sebabkan kecelakaan maut di Jalan Raya Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
Bus Sinar Dempo itu diduga rem blong dan tak bisa menghentikan lajunya di jalan yang menurun. Akibatnya, bus itu melaju dengan kencang di jalanan menurun tersebut.
Salah satu saksi, Wirianto menyebut, sejumlah warga sebenarnya sudah mengingatkan agar bus itu banting setir ke kanan agar mengantisipasi kecelakaan. Namun sopir bus tersebut menghiraukan saran warga yang teriak.
“Jadi kronologi sekitar jam 13.00 siang pulang dari karoseri. Itu perjalanan menurun dan remnya ngeblong sudah disarankan banting kanan tapi dihiraukan,” kata dia.
Akibat melaju kencang di jalan menurun itu, bus tersebut menabrak sebuah truk muatan air galon. Truk itu akhirnya diseret hingga menghantam pohon, cagak telepon, dan empat teras rumah.
Tak berhenti dua sepeda motor pun juga ikut dihantam bus yang diduga rem blong itu.
Akibatnya, 6 orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia. Wirianto belum bisa memastikan siapa yang meninggal dunia itu.
“Saya dengar ada satu yang meninggal dunia yang menggunakan sepeda motor itu,” ujarnya.
Terpisah, Kasatlantas Polres Malang AKP Dani Adis Garta menjelaskan, kronologi dari kecelakaan bus pariwisata di Singosari ini karena bus itu mengalami rem blong setelah keluar dari karoseri. Akhirnya saat jalanan menurun mengalami kendala pengereman.
“Sehingga menabrak truk dari belakang terseret sampai dengan ke rumah warga. Truk itu terseret sampai 50 meter dari titik truk ditabrak bus,” jelasnya.
Tak hanya menabrak truk, rumah warga sekitar, hingga pohon dan cagak tiang listrik pun juga ikut jadi korban penabrakan bus rem blong itu. Selain itu juga ada dua sepeda motor yang ikut terlibat kecelakaan karambol ini.
Dani menjelaskan, salah satu pengguna sepeda motor yang terlibat kecelakaan karambol ini pun meninggal dunia. Korban meninggal dunia ialah Dita (29). Dita menaiki sepeda motor Yamah Vega ZR bersama anaknya dan dibonceng suaminya.
“Ada enam korban luka-luka dan satu orang meninggal dunia,” jelasnya. (bob)









