Puluhan Orang Diamankan Polisi di Kota Malang Pasca Aksi, Anak-Anak Dilepas

Kericuhan aksi solidaritas untuk Affan di depan Polresta Malang Kota, Jumat (29/8/2025) malam.(blok-a.com/Yogga)
Kericuhan aksi solidaritas untuk Affan di depan Polresta Malang Kota, Jumat (29/8/2025) malam.(blok-a.com/Yogga)

Kota Malang, blok-a.com – Sebanyak 61 orang diamankan usai aksi unjuk rasa di depan Polresta Malang Kota berujung ricuh pada Jumat (29/8/2025) malam. Dari jumlah tersebut, 21 orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyampaikan pihaknya akan segera memulangkan para anak-anak tersebut. Guru serta orang tua juga akan dilibatkan untuk memberikan pendampingan dan edukasi.

“Ada 61 orang, 21 anak-anak dan 40 dewasa. Saat ini masih proses diperiksa. Pokoknya yang terbukti gak terlibat kami lepas,” ujar Nanang, Sabtu (30/8/2025).

“Jadi yang anak-anak sore ini saya minta lepas semua. Tentu kami juga akan panggil guru, orang tua mereka semua,” tegasnya.

Nanang menjelaskan, puluhan orang itu diamankan lantaran diduga terlibat dalam aksi perusakan maupun tindakan anarkis saat demonstrasi berlangsung di depan Polresta Malang Kota.

Jika terbukti bersalah, pihak kepolisian tetap akan menindaklanjuti dengan proses hukum. “Kalau terbukti, ya tentu ada proses hukum. Tapi tentu pasti kita tetap lakukan wajib lapor dan sebagainya,” tuturnya.

Meski demikian, Nanang menegaskan pihaknya tetap mengedepankan langkah humanis demi menjaga situasi di Kota Malang tetap aman. “Kami ingin Malang tetap kondusif, insyallah kami tidak akan melakukan tindakan berlebihan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat aksi kericuhan di depan Mapolresta Malang Kota pada Jumat (29/8/2025) malam kemarin.

Sejumlah barrier oranye dibakar massa aksi. Pihak aparat keamanan pun akhirnya musti melemparkan gas air mata untuk membubarkan massa. (bob)

 

 

 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com