Pria Lansia Pakis Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah, Diduga Depresi

Evakuasi lansia gantung diri di Dusun Nusantoro, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang pria lansia bernama Sutikno (59), warga Dusun Nusantoro, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ditemukan tewas gantung diri di tiang bambu belakang dapur rumahnya Sabtu (21/9/2024) pagi.

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Sulistianing (49), sekitar pukul 04.45 WIB.

“Piket Polsek Pakis menerima laporan sekitar pukul 05.00 WIB,” kata AKP Suyanto, Sabtu (21/9/2024).

Menurut penuturan AKP Suyanto, saat itu Sulistianing bangun tidur untuk melaksanakan salat subuh dan menyadari bahwa suaminya tidak berada di dalam rumah.

“Istri korban mencari suaminya, namun tidak ditemukan di dalam rumah,” jelasnya.

Setelah itu, Sulistianing membuka pintu depan rumah dan mendapati pagar rumah terkunci dengan gembok dari luar.

Ia kemudian kembali ke dalam rumah untuk mengambil kunci cadangan dan membuka gembok tersebut.

Setelah berhasil membuka pagar, Sulistianing melihat ke arah dapur dan mendapati suaminya dalam keadaan tergantung menggunakan tali tampar berwarna biru yang diikatkan di tiang bambu setinggi sekitar 2,5 meter di area halaman belakang.

“Istri korban langsung terkejut dan berteriak minta tolong kepada tetangga untuk menurunkan suaminya dari tiang gantungan,” tambah AKP Suyanto.

Namun, para tetangga yang datang tidak berani menurunkan korban, sehingga kejadian ini dilaporkan ke Polsek Pakis dan petugas medis dari Puskesmas Pakis.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh pihak medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan karena sudah mengetahui penyebab kematian korban.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, Sutikno diduga mengalami depresi akibat sakit komplikasi yang tak kunjung sembuh.(ags/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com