Pria 59 Tahun Ditemukan Meninggal Membusuk di Kamar Kos Mojokerto, Diduga Sakit Asma

Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Mojokerto, blok-a.com – Warga Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban diketahui bernama Drs. Imam Basori (59), warga Dusun Gedangklutuk, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Bermula saat pemilik rumah kos, Kutik Endah Mulyati (57), mencium bau menyengat dari salah satu kamar yang dihuni korban. Curiga, ia kemudian membuka pintu kamar yang tidak terkunci dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tubuhnya mulai membusuk.

“Saya mencium bau tidak sedap dari kamar korban. Setelah dicek, pintu tidak terkunci dan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kutik kepada petugas saat memberikan keterangan.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sooko. Petugas kepolisian bersama tim identifikasi Polres Mojokerto, tim kesehatan Puskesmas Sooko, serta relawan segera mendatangi lokasi kejadian.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim kesehatan memperkirakan, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Di lokasi, petugas menemukan obat-obatan milik korban yang mengindikasikan bahwa ia memiliki riwayat sakit asma atau sesak napas. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan keluarga yang menyatakan bahwa korban memang menderita penyakit tersebut.

Menurut keterangan pemilik kos dan saksi lainnya, korban tinggal seorang diri di kamar tersebut. Kesehariannya jarang berinteraksi dengan penghuni lain, sehingga kondisi korban tidak diketahui hingga muncul bau menyengat.

Kapolsek Sooko bersama piket reskrim, patroli, tim identifikasi Polres Mojokerto, dan tenaga kesehatan telah melakukan beberapa langkah evakuasi di TKP.

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama jika ada penghuni kos atau warga yang tinggal sendiri dan jarang terlihat beraktivitas.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com