Kabupaten Malang, blok-a.com – Polisi melakukan disposal 9 mortir yang diduga peninggalan Perang Dunia 2 di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.
9 mortir ini sendiri ditemukan warga bernama
Ahmad Sukiyan warga Dusun Krajan RT 15 RW 03 Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, sekitar pukul 12.30 Wib , Senin (6/5/2024 ) siang kemarin.
Kasi Humas Polres Batu Ipda Trimo menjelaskan, disposal 9 mortir di Kecamatan Pujon itu dilakukan pukul 09.00 Selasa (7/5/2024) pagi kemarin. Disposal itu sendiri adalah cara menonaktifkan mortir dengan memindahkan mortir ke tempat yang aman lalu diledakkan.
“Sekitar pukul 09.00, petugas polres Batu bersama Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pengamanan serta memindahkan 9 mortir dari lokasi penemuan ke lokasi yang aman untuk dilakukan pemusnahan dengan cara diledakkan,” ujar Kasi Humas Polres Batu Ipda Trimo , Selasa (7/5/2024) malam.
Dikatakan Trimo, sebelum dilakukan disposal, polisi menghimbau warga agar tidak mendekat di sekitar lokasi untuk keselamatan. Sejumlah warga memang memenuhi lokasi disposal. Mereka ingin tahu bagaimana proses mortir yang ditemukan di area lahan milik warga ini meledak.
Proses disposal mortir yang pertama pun dilakukan sekitar pukul 11.30.
“Alhamdulillah sekitar pukul 11.30,mortir akhirnya diledakan oleh tim Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim yang langsung dipimpin oleh Iptu Hendra Frata selaku Komadan tim Jibon, dalam kondisi aman,” pungkasnya.
Kegiatan disposal terhadap seluruh 9 mortir yang ditemukan warga Pujon itu pun satu per satu selesai sekitar pukul 15.00 Wib , Selasa (7/5/2024) sore.
Berita sebelumnya, 9 Mortir yang masih aktif dan diduga merupakan sisa-sisa peninggalan Perang Dunia 2 ini ditemukan oleh Ahmad Sukiyan warga Dusun Krajan RT 15 RW 03 Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang sekitar pukul 12.30 Senin (6/5/2024) siang kemarin.









