Penebang Pohon di Mojokerto Tewas Tertimpa Batang Randu Saat Bekerja

Lokasi lahan yang menewaskan seorang penebang pohon di Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Lokasi lahan yang menewaskan seorang penebang pohon di Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Seorang penebang kayu tewas tertimpa pohon randu saat bekerja di lahan pekarangan milik warga di Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu pagi (27/72025). Korban diketahui bernama Tolip (71), warga Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.30 WIB ketika korban bersama dua rekannya, Ngataji (anak korban) dan Sunaryo, melakukan penebangan pohon randu atas permintaan pemilik lahan, Gatot Subagyo. Proses penebangan sempat berjalan lancar hingga batang pohon hampir sepenuhnya terpotong.

Namun nahas, ketika pohon ditarik menggunakan tali tambang ke arah utara, batang pohon tersebut justru membentur pohon lain dan berbelok arah hingga akhirnya menimpa Tolip. Bagian kepala dan wajah kirinya mengalami benturan keras.

“Korban sempat hidup setelah tertimpa, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia saat mendapat penanganan di IGD RSUD Kota Mojokerto,” kata Kapolsek Magersari, Kompol Amat, dalam keterangannya.

Pihak Polsek Magersari yang menerima laporan dari Call Center 112 langsung mendatangi lokasi bersama petugas medis untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, aktivitas penebangan yang dilakukan korban dan rekan-rekannya dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Mereka menggunakan gergaji mesin dan tambang untuk merobohkan pohon randu.

Setelah kejadian, keluarga korban menyatakan menolak autopsi dan tidak melaporkan kejadian itu secara hukum. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun.

“Kami telah menerima surat pernyataan dari pihak keluarga korban yang menolak dilakukan autopsi dan tidak menuntut secara hukum atas insiden tersebut,” ujar Kompol Amat.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com