Kota Malang, blok-a.com – Pembangunan proyek drainase di Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Kota Malang, dijadwalkan mulai awal Mei 2025.
Hal ini disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebagai jawaban atas pertanyaan publik mengenai jadwal pelaksanaan proyek yang diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut.
Wahyu menjelaskan bahwa proyek ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Pemerintah Kota Malang hanya menyediakan lokasi, sementara pendanaan dan pelaksanaan proyek ditangani Pemprov Jatim.
“Kemungkinan (pengerjaan) minggu depan karena ini kan APBD Provinsi, Kota Malang hanya ketempatan saja,” ujar Wahyu.
Disinggung terkait penebangan pohon di sepanjang Jalan Suhat, Wahyu memastikan jumlah pohon yang ditebang jauh lebih sedikit dibandingkan rencana awal yang mencapai 147 pohon.
“Jumlah pastinya saya gak tahu. Tetapi sedikit, jauh sekali dari jumlah awal yakni 147. Tidak sampai 50 persen, paling sekitar 20 persen,” katanya.
Wahyu menambahkan, revisi perencanaan dilakukan dengan penyusunan Contract Change Order (CCO) berdasarkan kondisi nyata di lapangan, sehingga jumlah pohon yang harus ditebang bisa dikurangi.
“Perencanaan sudah kami revisi dan kami membuat CCO sesuai kondisi di lapangan. Artinya kami sudah bisa meminimalisir jumlah pohon yang akan dipotong. Kemarin kan perencanaannya dari Pemprov Jatim,” lanjutnya.
Wahyu juga meminta masyarakat tidak khawatir terkait keberadaan pohon-pohon di sepanjang jalur tersebut. Menurut Wahyu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, telah meninjau langsung lokasi proyek dan mendukung pengurangan jumlah pohon yang ditebang.
“Pak Wagub juga sudah berkunjung meninjau ke sini, dan setuju adanya pengurangan jumlah pohon yang dipotong. Harapan saya insyaallah yang menjadi keluhan dan sorotan masyarakat terkait dengan pohon, itu bisa kita wujudkan,” tutupnya.(yog/lio)









