Mayat Pria Ditemukan Tewas di Tengah Sawah Gegerkan Warga Genteng Banyuwangi

Caption : Polisi dibantu warga saat mengevakuasi mayat pria yang ditemukan meninggal di sebuah parit di area persawahan di Kecamatan Genteng, Minggu (1/8/2024)(blok-a.com/Kuryanto).

 

Banyuwangi, blok-a.com – Dua orang petani, Supiyati (55) dan Abdul Rosid (39) dikejutkan dengan penemuan mayat pria tergeletak di area persawahan Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, minggu (1/9/2024).

Mayat pria itu ditemukan saat dua petani itu sedang mencari keong jeruk di area persawahan jeruk nipis di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi.

Kapolsek Genteng Kompol Edi Priswanto menjelaskan, usai mendapatkan laporan warga polisi langsung menuju ke lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Hasilnya, mayat pria tersebut bernama Ali Imron (39) yang juga warga desa setempat.

“Kondisi korban saat ditemukan dalam kondisi tergeletak di sebuah parit di area persawahan miliknya sendiri,” terang Kompol Edi Priswanto.

Saat ditemukan, kondisi korban mengeluarkan darah di telinga dan hidung. Selanjutnya polisi lakukan evakuasi dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui jika korban meninggal dunia akibat penyakit epilepsinya kambuh. Sebelumnya korban kejang-kejang hingga masuk ke dalam parit di area persawahan itu.

“Sebelumnya korban tak sadarkan diri hingga meninggal dunia di lokasi kejadian, dan ditemukan oleh kedua saksi tersebut. Diduga korban meninggal dunia sudah lebih dari tiga hari,” ungkapnya.

Selain itu, pada tubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan. Pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan bahwa menolak dilakukan outopsi.

Dilokasi kejadian, petugas juga mengamankan barang bukti sebuah kantong keresek berisi buah jeruk nipis. Diduga sebelum meninggal dunia korban sempat memanen jeruk nipis miliknya.

Sementara itu dari hasil keterangan pihak keluarganya, korban selama ini memang sudah lama menderita penyakit epilepsi dan sering kambuh.

“Usai dilakukan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarganya agar segera dimakamkan,” pungkasnya. (kur/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com