Mayat Pria di Hutan Mojokerto Terungkap Identitasnya, Warga Semarang

Teks : Proses evakuasi mayat yang ditemukan di hutan sendi-cangar, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Teks : Proses evakuasi mayat yang ditemukan di hutan sendi-cangar, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Penemuan mayat pria di kawasan hutan blok Sanggar, Tahura R Soerjo, Dusun Pacet Selatan, Desa Pacer Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu (3/11/2024) sekitar pukul 08.40 terungkap identitasnya.

Saat ditemukan, lokasi mayat berada sekitar 7 meter dari sisi timur Jalan Raya alternatif Pacet Mojokerto-Batu tanpa identitas. Hasil penyelidikan, kepolisian berhasil mengungkap identitas mayat.

Diketahui korban merupakan warga Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang ditemukan tewas di bawah pohon dalam posisi terlentang dengan mengenakan jaket hitam, dan celana krem.

Hasil penyelidikan di sekitar TKP ditemukan tas warna hitam, identitas, sisa makanan, alat masak backpacker, sajadah, dan jas hujan.

Kapolsek Pacet, AKP Agus Setiawan menjelaskan, bahwa identitas korban sudah ditemukan, namun dugaan penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan.

“Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki. Penyebab kematian belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan pengembara,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan warga, korban terlihat beberapa kali mondar-mandir di jalan tersebut sejak tiga hari lalu seminggu terakhir. Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi terlentang dengan wajah yang dikerumuni tawon di area mulut dan hidung.

“Tidak ditemukan luka atau bekas sengatan, hasil visum awal juga tidak menunjukkan tanda kekerasan,” ujarnya.

Tim identifikasi Polres Mojokerto bersama Polsek Pacet melakukan olah TKP menggunakan asap untuk mengusir tawon yang mengerumuni jasad. Evakuasi jasad dibantu oleh petugas kepolisian, koramil, dan relawan.

“Jasadnya kemudian dievakuasi ke RSUD Sumberglagah, Pacet, Mojokerto untuk dilakukan tindakan lebih lanjut,” ungkap AKP Agus Setiawan lewat pesan WhatsApp.(sya/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com