Mojokerto, blok-a.com – Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Batankrajan, Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (15/11/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam kejadian tersebut, seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Ruslan (68) ditemukan tewas di dalam rumahnya yang terbakar.
Menurut keterangan saksi Nanang Prayoga (cucu korban), sebelum kejadian, Ruslan terlihat duduk dan berbicara sendiri di ruang tamu.
Beberapa saat kemudian, Nanang yang sedang beristirahat di rumahnya mendengar teriakan warga yang memberi tahu bahwa rumah kakeknya terbakar. Nanang segera berusaha mencari kakeknya dan membantu memadamkan api bersama warga sekitar.
Setelah api berhasil dipadamkan oleh tim Pemadam Kebakaran (PMK) Gama Kota Mojokerto dan BPD Kabupaten Mojokerto, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dapur rumahnya.
Kepala Desa Batankrajan, Antony Wijohari, segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.
Tim dari Polsek Gedeg, termasuk unit Reskrim dan Inafis, bersama PMI Kota Mojokerto, melakukan evakuasi jenazah korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui sedang dalam proses pengobatan kejiwaan di RSUD RA Basoeni Gedeg.
Kapolsek Gedeg, Iptu Sukaren, S.H., mengatakan korban mengalami gangguan kejiwaan karena depresi setelah ditinggal istrinya meninggal dunia sekitar tiga tahun yang lalu.
“Korban sedang dalam proses pengobatan kejiwaan di RSUD RA. Basoeni, Gedeg,” jelasnya.
Pihak keluarga, diwakili oleh anak korban, Mariyah Ulfah, menyatakan menolak otopsi dan menerima kematian Ruslan sebagai takdir.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disucikan, disalatkan, dan dimakamkan di TPU Desa Batankrajan.
“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, mereka menerima kematian korban,” lanjutnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. Namun, hingga kini, tidak ditemukan indikasi tindak kriminal dalam kejadian ini.(sya/lio)









