Gresik, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dendeals, Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat (14/2/2025), sekitar pukul 20.00 WIB.
Kejadian ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda GL Max dengan nomor polisi S 3860 GL yang dikendarai oleh Mantep Rilo Pambudi (23 tahun), warga Desa Tangkis, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, mengatakan Mantep Rilo Pambudi mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang dari arah barat menuju timur.
Namun, setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak bisa menguasai kendali sepeda motor dengan baik.
“Pengendara tidak bisa menguasai sepeda motornya sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak kendaraan roda empat yang melaju dari arah berlawanan, yakni timur ke barat,” jelasnya.
Setelah itu, sepeda motor yang dikendarai Pambudi jatuh dan tertabrak oleh sebuah truk yang berada di belakang kendaraan roda empat tersebut.
Aswoko menyampaikan akibat kecelakaan ini, Mantep Rilo Pambudi mengalami luka pada kaki, tangan kanan, dan kepala dan langsung dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
“Korban mengalami luka pada kaki, tangan kanan, dan kepala kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina, Kabupaten Gresik, untuk mendapatkan perawatan medis dan verifikasi luka,” ujarnya.
Pihak kepolisian dari Unit Gakkum Lantas Polres Gresik telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami juga melakukan pencarian terhadap kendaraan roda empat dan truk yang terlibat, yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kendaraan-kendaraan tersebut melanjutkan perjalanan setelah kecelakaan,” imbuhnya.
Akibat kecelakaan ini, kerugian material diperkirakan mencapai dua juta rupiah.
Ipda Aswoko mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan kendaraannya dalam keadaan baik serta mematuhi peraturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa di masa depan.
“Kami imbau masyarakat berhati-hati dalam berlalu lintas dan memastikan kendaraan dalam kondisi baik sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (ivn/bob)









