Kecelakaan di Depan GOR Ken Arok Malang, 2 Orang Naik Suzuki Satria FU Tewas

Korban kecelakaan di Depan GOR Ken Arok Buring, Kota Malang (blok-a/Agus Demit)
Korban kecelakaan di Depan GOR Ken Arok Buring, Kota Malang (blok-a/Agus Demit)

Kota Malang, Blok-a.com – Kecelakaan maut terjadi di depan GOR Ken Arok Kota Malang Rabu (5/7/2023) dini hari tadi.

Kecelakaan itu diduga kekurangan hati-hatian pengendara motor berboncengan saat menyebrang jalan. Pengendara itu tidak menengok kanan kiri atau memperhatikan kendaraan lain.

Akibatnya, mobil pikap yang berjalan langsung menabrak dan berakibat 2 orang tewas di lokasi.

Peristiwa kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Mayjen Sungkono depan GOR Ken Arok Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang sekitar pukul 02.00 Wib , Rabu (5/7/2023) dini hariz

“Yang terlibat kecelakaan Motor
Suzuki Satria FU berboncengan tanpa nopol dengan mobil pick up daihatshu N-8790-EQ di depan GOR Ken Arok Kedungkandang,” kata Ipda Isrofi Kasubnit Gakkum Lakalantas Polresta Malang Kota kepada awak media , Rabu (5/7/2023) siang.

Terkait kronologi. Isrofi mengatakan berawal saat motor Suzuki Satria FU yang dikendarai Baidhowi (32) warga Jalan Kota Lama Gang 3 Kota Malang dan membonceng Yanto (41) warga Jalan KH Malik dalam Gang 9 Kota Malang.

Sepeda motor itu melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.

Sementara dari arah selatan ke utara melaju mobil pikap Daihatshu N-8790-EQ dikemudikan A Zainurroziqin (28) warga Dusun Madurejo, Kecamatan Dampit , Kabupaten Malang. Dengan penumpangnya bernama Sukirno (46) warga Dusun Sumber Sewu, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

“Saat pengendara motor Suzuki FU berboncengan menyebrang jalan tidak mengutamakan kendaraan yang berjalan lurus dan jarak sudah dekat berakibat mobil Pikap menabrak motor Suzuki FU cukup keras,” ujar Isrofi .

“Mobil Pikap oleng ke lanan dan baru berhenti setelah menabrak pembatas saluran air depan GOR Ken Arok,” sambungnya .

Akibat kejadian ini untuk pengendara motor dan penumpangnya mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi.

“Jenasah korban dievakuasi kekamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dimintakan visum,” bebernya.

Sementara untuk pengemudi mobil pilap dalam kondisi selamat. Namun penumpangnya dalam kondisi terjepit hingga proses evakuasi tim relawan Malang Raya cukup menyita waktu .

“Alhamdulillah 30 menit kemudian penumpangnya bisa dievakuasi dalam kondisi selamat dan mengalami luka memar pada kaki kanan,” tuntasnya.

Kedua kendaaraan yang terlibat sementara diamankan di Mako Unit Gakkum Lakalantas Polresta Malang Kota untuk barang bukti penyelidikan lebih lanjut. (mg1/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?