Kabupaten Malang, blok-a.com – Sejumlah jemaah haji asal Kabupaten Malang jatuh sakit akibat cuaca ekstrem di tanah suci Mekkah, Arab Saudi. Sementara itu, dua orang juga dikabarkan gagal berangkat akibat sakit yang diderita.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Sahid menyebutkan, ada sebanyak 1.625 jemaah haji Kabupaten Malang yang berhasil berangkat ke tanah suci. Sedangkan, dua jemaah haji yang lain batal berangkat karena jatuh sakit.
“Semua calon jamaah haji Kabupaten Malang yang jumlahnya 1.625 semua sudah diberangkatkan kecuali ada dua jamaah yang berangkat tunda karena sakit,” ujar Sahid saat ditemui, Kamis (30/5/2024).
Satu jemaah sempat dilakukan perawatan terlebih dahulu sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Ia jatuh sakit lantaran sakit demensia yang diderita karena faktor usia.
“Usai check up kemudian progresnya bagus akhirnya diikutkan kloter berikutnya untuk menuju ke Saudi Arabia. Sehingga seatnya diberikan kepada kloter yang lain. Karena kita ada upaya agar seat pesawat tidak ada yg kosong,” sambungnya.
Sementara itu, sejumlah jemaah yang tiba di Arab Saudi juga dikabarkan jatuh sakit akibat cuaca yang ekstrem. Bahkan sejumlah jemaah perlu dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan perawatan yang intensif.
“Berdasarkan laporkan dari petugas haji, baik itu dari karu (ketua regu), karom (ketua rombongan) ataupun kloter ada yang dirawat di rumah sakit, karena memang jamaah kita banyak yang lansia,” katanya.
“Cuaca disana juga tidak sama dengan disini. Kemarin juga ada laporan sandalnya hilang akhirnya dipaksakan keluar dari masjid tidak menggunakan sandal, akhirnya kakinya juga melempuh,” tambahnya.
Namun saat disinggung terkait jumlah jemaah yang jatuh sakit akibat cuaca ekstrem dan dirawat di rumah sakit, ia belum dapat menyebut secara detail. Sebab, laporan terkait jemaah haji terus bergerak.
“Alhamdulillah yang sakit serius tudak ada, dan mudah mudahan meskipun banyak yang lansia kami berharap para jemaah bisa berangkat lengkap pulang juga lengkap,” pungkasnya. (ptu)









