Hidup Seorang Diri di Pakisaji Malang, Lansia Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

Caption : Proses evakuasi korban warga Desa Jatirejo, Kecamatan Pakisaji, Iswantari (67) meninggal dunia di kediamannya, Senin (4/9/2023) (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Caption : Proses evakuasi korban warga Desa Jatirejo, Kecamatan Pakisaji, Iswantari (67) meninggal dunia di kediamannya, Senin (4/9/2023) (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Seorang lanjut usia (Lansia) warga Jatirejo, Kecamatan Pakisaji, Iswantari (67) ditemukan meninggal dunia dengan keadaan membusuk oleh tetangganya, pada Senin (4/9/2023).

Seorang tetangga, warga Jatirejo, Kecamatan Pakisaji, Widya mengaku, sudah lama tidak terdengar kabar lansia tersebut. Ia kemudian berinisiatif mencoba mencari keberadaan korban di kediamannya.

Saat tiba di kediaman korban, ia mencoba mengecek rumahnya, kala itu rumah korban terkuci rapat dan tidak ada orang satu pun. Ia kemudian mencoba memanggil, namun tetap tidak ada jawaban.

Posisi rumah yang terkunci rapat, dengan terpaksa didobrak oleh suami Widya.

“Saya beberapa hari belakangan yang biasanya ke rumah setiap hari. Tadi kok gak ada jawaban, lalu saya ajak suami juga gak ada jawaban, dan rumahnya dikunci, akhirnya dipaksa dibuka,” ucap Widya saat ditemui awakmedia, Senin (4/9/2023).

Setelah pintu terbuka, ia belum menemukan keberadaan korban. Namun, sesudah membuka jendela, bau busuk mulai menyengat.

Widya yang berharap kabar baik, sontak tak percaya saat melihat seorang tubuh tetangga yang sebelumnya nampak sehat bugar, membusuk di depan kamar mandi.

“Awalnya tidak tercium, sampai jendela kebuka sedikit langsung bau. Lalu dicari di pintu kamar mandi saya kaget,” katanya.

Menurut penjelasannya, korban merupakan ibu rumah tangga. Ia dikenal pandai bersosialisasi dan sangat ramah.

Widya menyebut, korban memiliki riwayat diabetes. Dan mulai tidak terlihat sejak sepekan yang lalu. Ia menduga, korban terpleset di kamar mandi dan tidak ada yang tahu sebab tinggal seorang diri.

“Punya riwayat sakit dan tinggal sendiri, sedang anaknya bekerja di Kota Medan. Suaminya di luar kota. Orangnya kadang sulit jalan tapi masih cukup sehat,” kata dia.

Usai jenazah korban ditemukan, tim medis dan kepolisian melakukan olah TKP dna identifikasi.

Selanjutnya, jenazah korban evakuasi menuju RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk dilakukan VER. (ptu)