Duh, Proyek Paving Blok di Probolinggo Baru Sebulan Sudah Jebol

Jalan paving di depan Pengadilan Negeri Kraksaan, Probolinggo yang ambles saat ada sebuah mobil pikap
Jalan paving di depan Pengadilan Negeri Kraksaan, Probolinggo yang ambles saat ada sebuah mobil pikap (foto: Ridwan/blok-a.com)

Probolinggo, Blok-a.com – Proyek pemasangan paving blok yang diperkirakan baru berusia hampir sebulan, tepatnya di halaman Pengadilan Negeri Kraksaan, mengalami kerusakan, Sabtu (8/2/25). Ketika sebuah mobil pikap melintas dan menyebabkan beberapa bagian paving ambles.

Diduga, kualitas pekerjaan yang dikerjakan di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Probolinggo rentan mengalami kerusakan. Hal ini terbukti ketika pikap berikutnya yang melintas juga menyebabkan paving blok ambles di titik yang sama.

Wakil Direktur LSM Jawara, EAN Pelupessy, menyayangkan kejadian tersebut. Ia menilai peristiwa ini mencerminkan adanya masalah pada pengalokasian anggaran yang tidak efektif dalam proyek tersebut.

“Jika seperti ini, tentu masyarakat akan mempertanyakan kinerja dinas di Pemkab Probolinggo, apalagi pekerjaan ini dilakukan di depan fasilitas publik, yaitu kantor Pengadilan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi kejadian tersebut. Ia berencana untuk mengonfirmasi hal ini kepada Inspektorat, serta menemui Kepala Dinas PUPR atau Dinas Perkim yang disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proyek ini.

“Jika ada indikasi korupsi, lembaga kami tidak akan ragu untuk melaporkan hal ini ke KPK. Kami juga khawatir proyek lain mungkin mengalami hal serupa,” tambahnya.

Hingga saat ini, sumber dari media ini di lapangan belum mendapatkan informasi jelas mengenai rekanan, leading sector, anggaran, maupun durasi proyek tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, belum memberikan jawaban. Upaya konfirmasi melalui telepon, pesan WhatsApp, serta kunjungan langsung ke rumahnya juga tidak mendapat respon. (rid/gni)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com