Pamit Cari Ikan, Dua Bocah SD Ditemukan Meninggal di Sungai Mewek Blimbing Malang

Tim SAR saat berada di rumah korban tenggelam (Andik Agus Mardiko/Blok-a.com)
Tim SAR saat berada di rumah korban tenggelam (Andik Agus Mardiko/Blok-a.com)

Kota Malang, Blok-a.com – Dua bocah, siswa SD Negeri Balearjosari 02, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, ditemukan meninggal dunia. Akibat tenggelam di Sungai Mewek, Jalan Pahlawan, RT 02 RW 03, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (11/11/2024).

Dua orang korban, yakni Devano Elang Dirgantara (7) dan Aldric Meshach (6). Keduanya warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kapolsek Blimbing, Kompol Partahan Octavianees Panjaitan, melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Rusdianto menjelaskan kronologi peristiwa naas tersebut.

Kejadian bermula saat Devano dan Aldric pamit kepada orang tuanya untuk pergi mencari ikan di Sungai Mewek yang terletak tidak jauh dari rumahnya.

“Mereka berangkat sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, hingga sore hari kedua anak itu tidak kunjung kembali,” ujar Kasi Humas Polresta yang juga akrab disapa Yuris, kepada awak media, Senin (11/11/2024) malam.

Karena kedua korban tak kunjung pulang sampai sore hari, pihak keluarga yang khawatir. Lalu mereka memutuskan untuk mencari Devano dan Aldric ke sungai, meski masih belum menemukan keberadaan mereka.

“Dicari tidak ketemu, cuman ada pakaian tertinggal di tepi sungai,” bebernya.

Akhirnya pihak keluarga melaporkan kehilangan dua bocah tersebut ke Polsek Blimbing. Kemudian petugas Polsek Blimbing datang ke lokasi untuk membantu pencarian pukul 18.00 WIB.

“Pencarian kembali dilakukan pada sekitar pukul 18.00 WIB. Pertama kali yang ditemukan itu Aldric, dalam posisi tenggelam di sungai. Kemudian berjarak 10 meter, Devano juga ditemukan dalam posisi tenggelam,” terang Yuris.

Karena lokasi ditemukan jenazah para korban tidak jauh dari rumahnya. Warga bersama pihak keluarga langsung membawa pulang keduanya. Pihak keluarga pun langsung menyelenggarakan pemakaman korban pada malam ini juga.

“Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga korban menyatakan menerima atas kepergian anaknya dan menganggap ini adalah musibah. Keluarga juga membuat pernyataan keberatan dilakukan autopsi,” tukasnya. (ags/gni)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com