Malang, Blok-a.com – Warga Jalan Raya Sumberagung, Dusun Sumbermulyo Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, dihebohkan dengan adanya penemuan bayi laki-laki. Di depan klinik dr. Mengku Harjanto, sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (18/12) siang kemarin.
Kapolsek Ngantang, AKP Daguk Lesetyo saat dikonfirmasi awak media mengatakan. Warga yang pertama kali menemukan bayi ini adalah Ngadi. Ia saat itu sedang berjalan melewati depan Klinik dr. Mengku Harjanto.
Ia melihat sesuatu yang mencurigakan terbungkus selimut. Setelah dilihat dan didekati, tampak seorang bayi yang dibalut selimut. Dan di sebelahnya terdapat bungkusan tas plastik berisi perlengkapan bayi, berupa baju dan pampers.
“Selanjutnya, saksi Ngadi memanggil Siti dan Diah untuk memberitahukan penemuan tersebut. Kemudian Diah menggendong bayi tersebut dan dibawa ke dalam rumah Siti,” jelas Daguk.
Sementara itu, Ngadi melaporkan temuannya itu kepada Perangkat Desa Sumberagung, yang diterima oleh M. Herwanto.
“Selanjutnya Herwanto membawa bayi tersebut ke rumah Sentot Ismail, sambil menunggu kedatangan tenaga medis dari Puskesmas Ngantang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngantang,” imbuhnya.
Mendapatkan laporan sekitar pukul 14.00 WIB, anggota Polsek Ngantang langsung meluncur ke lokasi penemuan ini.
“Anggota Polsek Ngantang yang menerima laporan penemuan bayi segera mendatangi TKP dan membawa bayi tersebut ke Puskemas Ngantang untuk dilakukan pemeriksaan serta perawatan intensif,” terang Daguk.
Di Puskesmas Ngantang, bayi tersebut segera mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Petugas kesehatan memastikan bahwa jenis kelamin bayi tersebut laki-laki dengan usia kelahiran kurang lebih 10 hari. Sementara kondisi bayi dalam keadaan sehat, meski ada indikasi dehidrasi dan membutuhkan oksigen.
Usai diperiksa, diketahui bayi tersebut memiliki ciri fisik, sebagai berikut: Diketahui lingkar kepala 34 sentimeter, panjang badan 47 sentimeter, berat badan 2,4 kilogram, dengan lingkar lengan 8 sentimeter.
Selanjutnya, bayi tersebut masih akan memperoleh perawatan intensif di Puskesmas Ngantang. Selain itu, juga diawasi serta dikoordinasikan dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial di Wilayah Kecamatan Ngantang .
“Berdasarkan keterangan dari Ibu Khusnul Khotimah selaku Bidan Koordinator Puskesmas Ngantang yang melakukan pemeriksaan bahwa kondisi bayi dalam keadaan sehat namun butuh oksigen dan indikasi dehidrasi,” tuturnya
Lebih lanjut, Daguk kini memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki siapa yang membuang bayi tersebut, dengan memeriksa saksi-saksi, serta CCTV di sekitar TKP. Sekaligus untuk menemukan siapa orang tua dari bayi tersebut.
“Kita saat ini melakukan koordinasi dengan anggota Satreskrim dan mencatat para saksi. Semoga kita segera mendapatkan titik terang,” pungkasnya. (ags/gni)









