Kota Malang, blok-a.com – Atap rumah tua yang berdiri sejak tahun 1930 di Jalan Padjajaran No. 11 Kelurahan Klojen, dilaporkan ambruk. Beruntung, kejadian ini tidak menelan korban jiwa.
Rumah yang dimiliki oleh Ny Oemar Said Bahana dan kini ditempati oleh cucunya, Syarif Oemar Said (48), mengalami kejadian atap ambruk pada Jumat (10/11/2023) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Syarif mengungkapkan bahwa pertanda awal ambruknya atap rumah tua ini pada Jumat pagi sekitar jam 05.15 WIB. Usai salat subuh, terdengar suara kayu jatuh dan plafon di ruang tengah pecah. Namun, pada saat itu, tidak ada kecurigaan bahwa atap rumah akan ambruk.
Barulah sekitar pukul 14.15 WIB (Jumat), saat hujan lebat turun, terdengar suara retak dari atas plafon.
“Wah ini rumah mau ambruk. Cepat-cepat saya perintahkan keluarga saya untuk keluar dan membawa pakaian seadanya untuk mengungsi di rumah kos,” ujarnya, saat dikonfirmasi Sabtu (11/11/2023).
Sekitar pukul 20.00 WIB, atap rumah berukuran 15 x 30 meter itu akhirnya ambruk total.

Beruntungnya, bangunan tembok rumah tidak ikut roboh. Diperkirakan, atap kayu yang kondisinya sudah rapuh mengakibatkan ambruknya atap tersebut.
Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, menyatakan bahwa pihaknya bersama anggota telah mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, akan berkoordinasi dengan Muspika Kota Malang dan BPBD Kota Malang untuk memberikan bantuan.
“Untuk korban jiwa nihil, namun kerugian material bangunan sekitar Rp 300 juta rupiah,” pungkasnya.(mg1/lio)










Balas
Lihat komentar