Kota Malang, Blok-a.com – Beredar postingan soal ambulans Satuan Komunikasi dan Respon Darurat Readly Just Target (Satkom RJT) ini di media sosial. Pasalnya, ambulans Satkom RJT ini dicoret-coret atau jadi target vandalisme oleh dua pemuda tak bertanggung jawab. Postingan yang dibagikan oleh instagram @infomalangraya itu kemudian viral.
Hasil aksi vandalisme tersebut nampak mobil ambulans yang bernopol N 9897 EC penuh dengan coretan warna merah. Beberapa warganet mengecam peristiwa tersebut.
“Saya pernah dibantu jasa ambulan ini,bahkan sering. Petugasnya nonstop…..kok ada yg tega ya😢. Semoga segera selesai masalahnya dan ketemu pelakunya,” tulis @annanuriana.
“Lek ketemu gantian raine ae sing di pilox,” tulis @inisial_v_a
Menurut relawan Satkom RJT, Panca Naka Suhendra, kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.19 dini hari, pada Selasa (12/12/2023).
Vandalisme pada ambulans tersebut terjadi di Jalan Semanggi Timur dan Mbetek, Kota Malang, Senin (11/12/2023), sekitar pukul 01.19.
Panca mengatakan, kasus vandalisme tersebut terjadi di tiga unit mobil miliknya. Menyasar satu mobil ambulans Kijang 6 RJT, satu mobil medical check up dan satu mobil box.
Menurut Panca, terdapat dua pelaku yang mencoret mobil mereka. Hal itu dilihatnya dari rekaman CCTV. Pelaku vandalisme terekam jelas di CCTV. Terlihat pada rekaman, dua pemuda menaiki sepeda motor berhenti di dekat mobil ambulans. Satu orang mencoret bagian belakang mobil, satunya lagi menunggu di motor.
“Pelakunya menggunakan motor matic Beat warna ijo tentara. Nopolnya kurang jelas karena malam sekitar jam setengah duaan. Saya tidak habis pikiran, ngapain coret-coret ambulans,” jelasnya.
Namun, pihaknya masih belum bisa mengidentifikasi ciri pelaku. Dia juga belum bisa mengetahui apa motif dari aksi vandal itu.
“Hingga kini belum diketahui motif pelaku mencoret ketiga mobil tersebut. Ciri-cirinya juga tidak terlihat jelas karena gelap. Namun pengecekan CCTV di sekitar lokasi terus dilakukan,” bebernya.
Panca bersama Aliansi Ambulance Malang Raya mengaku geram atas peristiwa tersebut. Dia meminta masyarakat menginformasikan lewat DM Instagram atau ke nomor 081333304440, apabila mengetahui pelakunya. Mereka bahkan bersedia memberi imbalan. Pasalnya, Tim RJT merasa hal tersebut tidak pantas dilakukan pada mobil ambulans yang digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.
“Datang baik-baik atau kita cari,” tegas dia. (mg2/bob)









