Ada 2 Orang Lain saat Dugaan Aksi Pemerkosaan Mahasiswa UIN Malang Berlangsung

Tampang terduga pelaku pemerkosaan mahasiswa UIN Malang, Ilham (akun X @bergerakbersuara)
Tampang terduga pelaku pemerkosaan mahasiswa UIN Malang, Ilham (akun X @bergerakbersuara)

Kota Malang, blok-a.com – Dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan mahasiswa UIN Malang, Ilham Prada Firmansyah terhadap mahasiswi UB berinisial B muncul beragam spekulasi.

Terbaru, diduga saat melakukan aksi pemerkosaan, Ilham dan B tidak sedang berduaan di rumah kontrakan Ilham. Ada dua orang lainnya di rumah kontrakan itu saat pemerkosaan berlangsung.

Kabar tersebut merupakan cuitan dari sebuah utas akun X @gerakbersuara yang dilihat blok-a.com, Senin (14/4/2025).

“Notes tambahan: di saat kejadian pelaku dan korban bukan hanya berdua ya teman-teman ada dua orang lainnya yang sedang berada di tempat,” tulis akun tersebut di utasnya.

Seperti diketahui, kronologi pemerkosaan itu dilakukan di rumah kontrakan Ilham di Jalan Joyosuko, Kota Malang.

Pemerkosaan dilakukan setelah korban diajak minum minuman keras (Miras) pelaku di rumah kontrakan itu. Saat sedang tidak sadar, pelaku langsung memerkosa korban tanpa persetujuan.

Sementara itu, akun tersebut juga mengabarkan pihak pelaku, yakni Ilham sedang berupaya membungkam korban.

“Info tambahan: dapat info baru bahwa pihak pelaku sedang mempersiapkan untuk membungkam korban,” tambah cuitan di utas akun tersebut.

Utas tersebut pun langsung dibanjiri komentar warganet lainnya.

“Ini gua sebagai anak UIN Malang, sejujurnya pasti rektor tuh gak bakal diem ajaa, cuman harus di up terus kak kasusnya, soalnya tuh kadang kasus” (kasus-kasus) kayak begini di UIN mah dibungkam alias gak naik dan hilang gitu aja, padahal mah banyakkk banget behhh,” tulis akun @bitcghesben dalam kolom balas di utas tersebut.

“Ini gaaada indikasi cewenya dikasih obat tidur atau apa kah?? Dan klo si cewe diajak dikediamannya/kontrakannya brati berdua doang/ramen??, serius ni mau tanya, emg bisa ya org minum2 itu sampek bener2 terlelap dan ga sadar, klo emg bisa apa minumannya dalam jumlah banyak?,” sahut warganet lainnya @qouency.

Blok-a.com pun mencoba mengkonfirmasi terkait kasus ini ke UIN Malang.

Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A. menjelaskan, saat ini kasus ini sedang dirapatkan pimpinan Fakultas Saintek UIN Malang, Fakultas dari Ilham.

“Jika konfirmasi ke kampus ya. Untuk temui tim kami. Ini sedang dirapatkan oleh pimpinan dan sedang diproses sanksinya,” kata dia melalui pesan WhatsApp ke blok-a.com.

Dia pun menyarankan agar media ini langsung ke Fakultas Saintek UIN Malang.

Namun saat media ini ke sana, pihak Fakultas Saintek belum bisa memberikan klarifikasi dan enggan diwawancara.

“Nanti mas kata pimpinan menunggu rilis resmi yang akan dibagikan nanti,” kata salah satu Satpam. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com