Dosen Ilmu Budaya Beri Dukungan Acara Brawijaya Fashion Week

Kota Malang, blok-A.com – Brawijaya Fashion Week yang disiniasi oleh organisasi
mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bergerak pada event organizer bernama EOMIXT.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Event yang sudah dua tahun fakum ini kembali diadakan dengan maksut rebranding, dengan mengusung tema Sustainable Fashion.

Dengan mengusung tema sustainable fashion, event ini disoroti beberapa aktivis kampus.

Salah satunya Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Yusri Fajar. Pihaknya mengapresiasi atas terbentuknya ide ide inovasi, atas kolaborasi dari fashion dan sustainable, terlebih penemuan yang diinisiasi oleh mahasiswa.

“Dari kacamata saya sebagai seseorang yang mempelajari seni budaya, saya rasa event ini cukup menarik sebagai ajang penciptaan karya seni budaya yang di isiniasi oleh teman teman mahasiswa,” ujar Yusri.

Ide ide menarik yang diusung dari tema tersebut juga menjadi nilai lebih menurutnya.

“Proses penciptaan karya seni budaya tidak semata mata terkait dengan keterampilan pencipta, tetapi ada alasan-alasan intelektual yang dapat memperkuat ajang yang dibuat,” terangnya.

Dari event tersebut pihaknya juga mengatakan hal tersebut dapat mendorong kreativitas mahasiswa mengikuti perkembangan zaman saat ini.

“Ajang kreativitas seperti ini sangat bermanfaat, untuk terutama dalam menciptakan kolaborasi dengan dunia industri kreatir. Mendorong mahasiswa menjadi insan insan keatif dalam merespon perkembangan zaman,” lanjutnya.

Implementasi dari sustainable sendiri dijabarkan oleh Yusri, pihaknya mengatakan implementasi sustainabel bisa disalurkan lewat berbagai segi kehidupan lewat seni budaya, salah satunya bagaimana mereka punya kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Spirit spirit dan kesadaran mereka dalam membentuk kreatifitas, bisa dari segi pemilihan bahan bahannya, kainnya untuk fashion, pemilihan benang dan berbagi daur ulang, bisa juga pemanfaatan baju bekas,” ungkapnya.

Dalam event ini Yusri juga menyampaikan, beberapa acara di dalamnya tidak hanya mengenai fashion, tetapi ada juga gelar seni musik, dan beberapa gelar seni lainnya.

“Dari gelar seni, tidak hanya fashion show, juga bisa upaya untuk mengekspresikan pesan pesan terkait, yang saya lihat fasion itu tidak hanya terkait dengan dress tetapi ada juga atitude didalamnya, untuk turut melestarikan lingkungan.” Ungkapnya.

Diakhir yusri juga menambahkan, bahwa event tersebut didukung oleh Univeritas Brawijaya sebagai bantuk apresiasi dari temuan temuan mahasiswa yang memiliki nilai yang perlu di junjung seperti sustainabel di era sekarang.

“Saya mengapresiasi event ini, saya fikir event ini juga didukung oleh Univeritas, terlebih dengan tema yang diusung memiliki nilai yang lebih dibandingkan event diluar yang serupa tetapi hanya sebagai bentuk fashion tidak memiliki nilai lebih di dalamnya,” tutupnya. (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com