Wali Kota Malang Sebut KB Bukan Hanya Sekadar Dua Anak Cukup

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menguatkan program peran keluarga sebagai pilar bangsa. Hal itu dibuktikan dengan acara memperingati hari keluarga yang digelar untuk memperkuat komitmen membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam membangun bangsa. Ia mengingatkan kembali sejarah lahirnya Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang bermula dari momen reuni pejuang kemerdekaan dengan keluarganya pada 29 Juni 1949.

“Ketahanan keluarga harus diperkuat dengan komunikasi yang baik, pengelolaan ekonomi yang bijak, serta pembiasaan nilai agama dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang tangguh dan bangsa yang berdaya saing,” ujar Wahyu.

Menurutnya, program Keluarga Berencana (KB) tidak hanya berbicara soal jumlah anak, melainkan juga tentang perencanaan matang agar setiap anak mendapat hak tumbuh kembang yang optimal, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kasih sayang orang tua.

Wahyu mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai miniatur negara. “Jika keluarga damai, maka bangsanya pun akan kuat. Dari keluarga yang menginspirasi, kita yakin Kota Malang akan semakin maju, sejahtera, dan berkeadaban,” ucapnya.

Peringatan Harganas ke-32 di Kota Malang juga menjadi ajang penganugerahan Keluarga Inspiratif Teladan KB Lestari 2025. Pasangan Iswanto dan Anisa Agustina dari Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, terpilih sebagai juara pertama.

“Alhamdulillah diamanahi juara satu. Semoga bisa membawa manfaat untuk semua. KB tidak hanya sekadar dua anak cukup, tapi bagaimana kita bisa menjadi orang tua yang berkualitas dan berdaya. Dua anak lebih sehat, berencana itu keren,” ujar Anisa.

Selain itu, Dinsos P3AP2KB Kota Malang juga menggelar sosialisasi mengenai keharmonisan rumah tangga, pola asuh anak, serta pemberdayaan keluarga. Perangkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW digandeng untuk lebih sigap menangani laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan terhadap anak. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com