img 20221213 wa0110
Wali Kota Malang, Sutiaji usai rapat paripurna Ranperda Perpustakaan di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (12/12/2022) (blok-a/Putu Ayu Pratama S)

Wali Kota Malang Ancam Tutup Dua Hotel Tlogomas yang Diduga Jadi Tempat Open BO

Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang, Sutiaji terima laporan adanya sejumlah penginapan yang diduga menjadi tempat open BO di Tlogomas Kota Malang.

Ada dua hotel yakni Hotel Redddoorz Plus dan Hotel Smart Tlogomas diduga menjadi ajang open BO.

Sutiaji menjelaskan, dia sudah mengarahkan Satpol PP Kota Malang untuk ke dua hotel itu. Tujuannya untuk memastikan bahwa dua hotel itu apa benar dijadikan tempat open BO.

“Iya laporannya sudah masuk. Saya sudah telpon Satpol PP. Satpol PP diarahkan ke sana untuk memastikan hal itu benar atau tidak,” tutur Sutiaji dikonfirmasi kemarin Minggu (14/5/2023).

Sutiaji menjelaskan, jika memang ada praktik open BO, dua hotel itu terancam ditutup.

“Walaupun tidak ada keresahan tapi itu kalau sudah gitu (open BO) ya nanti kami tutup. Ancamannya gitu karena ini sudah meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Terpisah, Smart Hotel Tlogomas sudah buka suara. Pihaknya membantah adanya open BO di hotelnya.

Dia menyebut, hotelnya ketiban apes. Padahal adanya open BO itu tidak ada di tempatnya.

Dia menyebut, open BO itu ada di Reddoorz Plus Hotel.

Namun warga setempat mengira, Reddoorz Plus Hotel itu adalah satu hotel dengan Smart Hotel Tlogomas. Padahal tidak.

Secara manajemen kedua hotel itu berbeda. Dan untuk rate harga per malamnya berbeda seturut juga perizinannya.

Hal akan diklarifikasi ke pihak pemangku kebijakan di Tlogomas.

Sementara itu, sebelumnya juga diberitakan ramainya spanduk penolakan itu muncul karena warga Tlogomas yakin adanya prostitusi online.

Sebab, minggu lalu terdapat pelanggan open BO yang tertangkap warga. Pelanggan itu ternyata tertangkap karena belum bayar.

Warga pun resah. Dan spanduk penolakan dipasang di lima titik di RW 08 Tlogomas. (bob)