RT Keren Kelurahan Rembang Dapat Apresiasi dari Pemkot Blitar

Pokmas Kridha Taruna RW 3 Kelurahan Rembang Kecamatan Sananwetan Kota Blitar melakukan pelatihan budidaya ikan lele. (blok-a.com/Bambang)

Blitar, blok-a.com – Program RT Keren (Keberagaman, Religius, dan Nasionalis ) di RT 2 RW 3, Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar Tahun 2023 yang dilaksanakan Pokmas Kridha Taruna RW 3, sudah mencapai 100 persen.

RT Keren merupakan program bantuan dana di setiap RT senilai Rp50 juta per tahun. Total anggaran yang digelontorkan Pemkot Blitar untuk RT Keren tersebut, mencapai Rp 31,5 miliar yang dialokasikan kepada 630 RT di 21 kelurahan di 3 kecamatan se-Kota Blitar.

Ketua Pokmas Kridha Taruna RW 3, Endik Wijayanto mengatakan, pelaksanaan program RT Keren di Kelurahan Rembang ini sudah berjalan cukup baik dan sangat bermanfaat.

“Pelaksanaan RT Keren sudah cukup baik. Namun perlu terus ditingkatkan agar target dari pelaksanaan program dapat terealisasi dengan maksimal. Lebih bisa berkembang untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar,” kata Endik Wijayanto, Kamis (07/12/2023).

Endik menandaskan, skema pendanaan program RT Keren tersebut terbagi atas 70 persen pembangunan fisik dan 30 persen pembangunan non fisik yang direalisasikan melalui pelatihan serta kegiatan lainnya.

“Untuk pemanfaatannya, masing–masing RT mengusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) satu tahun sebelumnya,” tandasnya.

Endik menyebut, adapun untuk kegiatan fisik, anggaran dapat dimanfaatkan di antaranya untuk pembangunan rehap saluran air di Jalan Karet dan Jalan Waru, serta pembangunan poskampling Gazebo di RT 3.

“Kesemuanya itu, dikerjakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) dari masing-masing RW,” ujarnya.

Ditambahkannya, sedangkan untuk kegiatan non fisik sebesar 30 persen dari anggaran yang ada, dimanfaatkan untuk pelatihan.

“Pelatihan ini diantaranya, pelatihan pembuatan kripik, budidaya ikan lele, pemasaran online, pengemasan produk, fotografi, kebun sayur dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Dengan adanya pelatihan untuk meningkatkan kapasitas warga, diharapkan dapat mencapai optimalisasi pemberdayaan masyarakat.

“Adanya pelatihan ini, mulai muncul pelaku usaha baru, hingga bangkitnya perekonomian masyarakat Kota Blitar,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Blitar, Fredy Hermawan mengatakan, bahwa Kelurahan Rembang merupakan pelopor pencapaian pertama di wilayah Sananwetan.

“Saya sangat apresiasi kinerja temen-temen pokmas yang berjalan sesuai dan tepat waktu. Kita akan terus melakukan evaluasi kinerja dan pengembangan agar Kota Blitar semakin maju dan berkembang,” kata Fredy Hermawan.

Fredy menyebut, untuk menambah semangat pokmas-pokmas untuk lebih inovasi dan kreatif, pekan depan akan diadakan RT Keren Award.

“Kebangkitan ekonomi suatu wilayah harus dimulai dari kebangkitan ekonomi warganya,” ujarnya.

Fredy menamdaskan, dengan adanya pelatihan – pelatihan program RT Keren tersebut, tentunya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonominya.

“Berawal dari setingkat keluarga, diharapkan dapat membantu pemulihan perekonomian di Kota Blitar dan turut mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Timur ‘Optimis Jatim Bangkit’,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Suci, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan rasa terima kasih dan antusiasnya terhadap pelatihan dan akan terus melanjutkan ilmu yang dia peroleh.

“Saya berharap, program RT Keren ini terus berlanjut sehingga masyarakat dapat terus merasakan dampak positifnya, baik ilmu , ekonomi, maupun percepatan pembangunan di lingkungan sekitar,“ pungkasnya. (bang/jar/adv/kmf)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com