Remaja Trowulan Mojokerto Antusias Urus Adminduk Lewat Program GISA

Petugas saat memberikan pelayanan kepada warga yang urus Adminduk di Kecamatan Trowulan.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Petugas saat memberikan pelayanan kepada warga yang urus Adminduk di Kecamatan Trowulan.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) kembali digelar di Kabupaten Mojokerto. Kali ini, giliran warga Kecamatan Trowulan yang dilayani secara massal oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Antusiasme warga, terutama para remaja yang akan atau baru menginjak usia 17 tahun, menarik perhatian Wakil Bupati Mojokerto, M. Rizal Oktavian.

Saat meninjau pelayanan di Pendopo Kecamatan Trowulan, Rizal memuji partisipasi masyarakat dan mendorong mereka memanfaatkan momentum liburan sekolah untuk melengkapi dokumen kependudukan.

“Karena ini musim liburan, saya harap yang sudah cukup umur segera rekam data untuk KTP. Jangan ditunda,” kata Rizal, Kamis (10/7/2025).

Rizal juga meminta masyarakat menyebarkan informasi soal program GISA ini. Menurut dia, layanan yang tersedia tidak hanya perekaman dan pencetakan KTP elektronik, tetapi juga pengurusan Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian.

“Tolong beri tahu tetangga atau teman yang KTP-nya rusak, hilang, atau belum punya sama sekali,” ujarnya.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo, menyebutkan ada sekitar 1.500 hingga 1.600 warga yang akan dilayani selama program berlangsung.

GISA di Trowulan dijadwalkan hingga Sabtu (12/7/2025), dan bisa diperpanjang hingga Minggu jika jumlah pemohon masih tinggi.

“Kalau masih kurang, akan kami tambah sampai Minggu. Semua dokumen akan diproses secara bertahap,” kata Amat.

Ia menambahkan, KTP elektronik yang telah terekam akan dikirim langsung ke rumah warga melalui kurir dari Kantor Pos. Sementara bagi pemohon yang belum genap 17 tahun, pencetakan akan dilakukan saat usia mereka mencukupi.

“Tidak perlu ambil KTP ke kantor kecamatan. Tunggu saja di rumah, nanti kurir yang antar,” ujar Amat.

Program GISA menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendongkrak kesadaran administrasi kependudukan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda yang baru memasuki usia wajib KTP.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com