Pemkab Sumenep Targetkan Pembentukan Kopdes Merah Putih Rampung Juni 2025

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli.

Sumenep, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) rampung pada Juni 2025. Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di tingkat desa.

Meski menjadi program unggulan Presiden RI, hingga kini belum ada kejelasan mengenai besaran bantuan modal yang akan diberikan untuk mendukung koperasi tersebut.

Sebelumnya, sempat beredar di media sosial bahwa bantuan modal yang disiapkan pemerintah tergolong besar, namun hal itu belum dikonfirmasi secara resmi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengungkapkan bahwa belum ada aturan tertulis mengenai bantuan modal yang akan disalurkan ke koperasi. Menurutnya, pembentukan awal koperasi harus berasal dari inisiatif dan partisipasi anggota.

“Secara regulasi, pembentukan awal harus dari anggota sendiri. Sebab koperasi itu dari, oleh, dan untuk anggota. Sampai saat ini, belum ada informasi pasti terkait bantuan modal dari pemerintah,” ujarnya.

Ramli juga menegaskan bahwa proses pembentukan Kopdes Merah Putih harus melalui forum Musyawarah Desa (Musdes), yang dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur masyarakat lainnya.

“Di awal pembentukan, minimal harus ada 20 orang anggota. Dari jumlah itu, ditetapkan tiga orang pengurus dan tiga pengawas. Jumlah total anggota tidak dibatasi secara maksimal,” jelasnya.

Pemkab Sumenep menargetkan seluruh proses pembentukan selesai paling lambat Juni 2025. Hal ini karena launching Kopdes Merah Putih direncanakan digelar secara serentak pada 12 Juli 2025 di 334 desa se-Kabupaten Sumenep.

“Paling lambat bulan Juni sudah selesai proses pembentukan. Karena target kita launching tanggal 12 Juli,” pungkas Ramli.(ram/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com