Kota Malang, blok-a.com – Penataan Pasar Induk Gadang (PIG) terus menunjukkan progres. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi kepada pedagang PIG yang secara bertahap mulai memindahkan lapaknya ke lokasi relokasi yang sudah disiapkan pemerintah.
Para pedagang pindah secara mandiri ke lahan relokasi seluas 5.000 meter persegi. Wahyu menargetkan pada Desember 2025 mendatang seluruh pedagang yang berjumlah 648 sudah pindah.
“Proses pindah dan pembuatan lapak semi permanen sepenuhnya ditanggung pedagang, tanpa bantuan dari APBD,” kata Wahyu.
Saat ini, lahan relokasi sudah diratakan dengan alat berat, dan dalam waktu dekat pedagang mulai menempati lapak barunya. Wahyu mengakui adaptasi tidak akan mudah, namun dengan kebersamaan seluruh pihak, penataan pasar akan berjalan sesuai rencana.
Lokasi lapak pedagang bergeser mundur sekitar 10 meter dari bibir jalan raya. Area depan akan dialihfungsikan sebagai lahan parkir untuk mengurangi kemacetan. “Di sisi lain, jembatan kembar di sebelah timur pasar bisa difungsikan optimal untuk memperlancar arus lalu lintas,” jelasnya.
Terkait pengelolaan parkir, Pemkot Malang akan menyerahkannya kepada Dinas Perhubungan dengan sistem e-parking. Menurut Wahyu, langkah ini tidak hanya menata parkir tetapi juga menambah kenyamanan pengunjung pasar.
“Semua yang kami lakukan demi kenyamanan pedagang dan pembeli. Semoga ke depan pasar lebih teratur, tertib, bersih, dan lancar dalam pendapatan,” pungkasnya. (yog/bob)










Balas
Lihat komentar