Probolinggo, blok-a.com – Prosesi pengukuhan dan pelantikan Ketua RT dan RW periode 2025-2030 di Balai Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo berlangsung khidmat, Rabu (15/1/2025) sore. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Semampir, Shemy Hadi.
Dalam sambutannya, Shemy menyampaikan pesan penting bagi para Ketua RT dan RW yang baru saja dilantik. Ia berharap para pengurus yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga amanah yang diberikan ini menjadi awal perubahan positif di lingkungan kita,” ujar Shemy dengan suara lantang.
Shemy menegaskan bahwa Ketua RT dan RW memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, tugas tersebut memerlukan keikhlasan dan dedikasi yang tinggi.
“Tanggung jawab ini besar. Bapak dan Ibu adalah perpanjangan tangan pemerintah di tingkat masyarakat. Maka, keikhlasan dan komitmen sangat dibutuhkan,” lanjutnya.
Shemy turut menjelaskan bahwa proses pemilihan Ketua RT dan RW di Semampir telah berlangsung sejak November tahun lalu. Pengurus lama yang masa jabatannya telah berakhir, digantikan melalui proses pemilihan yang demokratis.
“Saya sudah berkoordinasi dengan para Ketua RW untuk segera menginformasikan kepada para Ketua RT bahwa masa jabatan mereka telah habis. Maka, panitia pemilihan segera dibentuk pada awal Desember,” ungkapnya.
Shemy mengakui bahwa honor yang diterima Ketua RT dan RW masih belum memadai. Honor tersebut hanya diberikan setahun sekali, biasanya menjelang Lebaran. Namun, ia menekankan bahwa tugas tersebut lebih mengutamakan pengabdian ketimbang nominal.
“Honor yang diterima memang hanya diberikan setahun sekali, biasanya menjelang Lebaran. Tapi, ini bukan tentang nominal, melainkan pengabdian yang tulus kepada masyarakat,” tegasnya.
Meski begitu, Shemy berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan para pengurus lingkungan agar mendapat apresiasi yang lebih layak di masa mendatang.
“Ke depan, kami akan terus berusaha agar ada kebijakan yang lebih berpihak kepada para pengurus RT dan RW,” katanya.
Selain soal tanggung jawab administratif, Shemy mengingatkan pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Semampir yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya.
“Semampir ini adalah rumah bagi berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya. Tugas Ketua RT dan RW adalah menjaga agar kerukunan tetap terjaga,” pesannya.
Ia juga mendorong para Ketua RT dan RW untuk memanfaatkan teknologi dalam memperlancar komunikasi dengan warga.
“Saya berharap Ketua RT dan RW dapat memanfaatkan media digital untuk meningkatkan komunikasi dengan warga. Informasi yang penting harus segera disampaikan agar tidak ada warga yang tertinggal informasi,” pungkas Shemy.(jon/lio)









