Blitar, blok-a.com – Dalam upaya mendukung program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, bersama Ketua Komisi I, Nugroho Bayu Laksono, turut serta dalam acara Farm Field Day (FFD) yang mengusung tema Penerapan Pengelolaan Hama Terpadu (PPHT). Acara ini berlangsung di Lapangan Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Selasa pagi (21/2025).
Hadir dalam acara ini, perwakilan kementerian Pertanian, Anggota DPR RI, jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar.
Dalam acara tersebut, juga diserahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta benih unggul kepada kelompok tani (Gapoktan).
Supriadi menyampaikan, dukungan legislatif terhadap upaya peningkatan kesejahteraan petani sangat penting, terutama melalui program pemberdayaan yang menyasar langsung pada kebutuhan mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh petani, sehingga hasil panen dapat meningkat dan efisiensi pertanian dapat terwujud,” kata Supriadi.
Lebih lanjut Supriadi menandaskan, pentingnya penerapan teknologi pertanian yang berkelanjutan, agar para petani tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga dapat beradaptasi dengan tantangan dan perubahan iklim yang terjadi.
“Diharapkan pertanian di Kabupaten Blitar dapat menjadi lebih produktif dan berkelanjutan,” tandasnya.
Supriadi menambahkan, bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian Kabupaten Blitar.
“Perhatian terhadap pengembangan teknologi pertanian, distribusi bantuan alsintan, dan penyediaan benih unggulan menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” imbuhnya.
Supriadi menegaskan, komitmen DPRD Kabupaten Blitar untuk memantau dan mendorong keberhasilan berbagai program pemerintah daerah di bidang pertanian agar dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Melalui kegiatan seperti FFD dan PPHT ini, diharapkan para petani bisa mendapatkan ilmu baru tentang pengelolaan hama dan peningkatan hasil panen. Bantuan alsintan dan benih unggulan adalah bentuk nyata perhatian pemerintah untuk meningkatkan efisiensi pertanian,” ujarnya.
Supriadi berharap agar para petani dapat memanfaatkan bantuan dan pengetahuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Blitar, dapat menggunakan bantuan ini secara optimal sehingga tercapai pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (jar/adv/dprd)










Balas
Lihat komentar