Jaga Ekosistem Pantai, Bupati Blitar Ajak Bersih-bersih dan Tanam Mangrove

Bupati Blitar Rini Syarifah dalam acara penanaman Mangrove dan bersih-bersih pantai di Pantai Serang Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. (blok-a.com/Fajar)
Bupati Blitar Rini Syarifah dalam acara penanaman Mangrove dan bersih-bersih pantai di Pantai Serang Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Bupati Blitar Rini Syarifah memimpin langsung bersih-bersih pantai dan penanaman Mangrove di Pantai Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar, Senin (24/7/2023).

Kegiatan pembersihan pantai dan penanaman Mangrove ini, menjadi rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Hal ini sebagai bukti kecintaan dan bentuk komitmen kita untuk melestarikan lingkungan, sarana edukasi konservasi, juga untuk pengembangan ekowisata dan pemberdayaan masyarakat,” kata Bupati Blitar, Rini Syarifah.

Setiap warga negara Indonesia mempunyai kewajiban untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Hal ini tertuang dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan serta Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Ini bertujuan antara lain, menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup serta kelestarian ekosistem, menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, mencapai keserasian, keselarasan dan keseimbangan lingkungan hidup,” jelas Mak Rini panggilan akrab Bupati Blitar.

Selain itu, penanaman Mangrove ini sebagai upaya melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan. Juga salah satu upaya meningkatkan produktivitas lahan pada ekosistem Mangrove hutan pantai, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tumbuhan Mangrove merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki akar kokoh yang dapat meredam gelombang besar termasuk Tsunami. Oleh karena itu, manfaat penanaman Mangrove sangat penting sekali untuk mencegah terjadinya bencana alam,” imbuhnya.

Hutan mangrove juga sangat berguna memperbaiki ekosistem pesisir pantai, mengurangi abrasi air laut, dan menjaga habitat di sekitar Mangrove. Bahkan, Mangrove sebagai upaya menyimpan emisi karbon lebih banyak daripada hutan tropis di darat.  

Tak hanya itu, penanaman Mangrove juga dinilai bisa menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk mengetahui manfaat dari hutan mangrove.

Baca Juga: Bupati Blitar Harap Larung Sesaji Bisa Tingkatkan PAD dan Kunjungan Wisata

“Untuk itu saya berharap, kegiatan ini bisa berkelanjutan dan yang paling utama adalah merawatnya. Dan ini tugas kita bersama. Kita berikan kesadaran dan pembelajaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pantai dengan merawat tanaman Mangrove,” jelasnya.

Selain Mangrove, juga akan ditanam tanaman endemik Pantai Serang yaitu Nyamplong dan Keben.

“Ini, bertujuan untuk melestarikan tanaman endemic agar tidak punah, serta menambah keanekaragaman hayati tanaman di sekitar Pantai Serang. Saya juga minta kegiatan ini juga ditanamkan kepada generasi muda untuk turut serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan, karena akan mendukung kehidupan masyarakat dimasa mendatang,” pungkas orang nomor satu di Jajaran Pemkab Blitar ini. (jar/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?