Gudang Ketahanan Pangan Polda Jatim di Mojokerto Ditarget Rampung September 2025

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Oktavian bersama Dandim 0814, Kapolres Kabupaten, dan kota Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Oktavian bersama Dandim 0814, Kapolres Kabupaten, dan Kota Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com — Polda Jawa Timur memulai pembangunan gudang ketahanan pangan di atas lahan milik Polri di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/6/2025).

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Karorena Polda Jatim Kombes Pol Harries Budhiharto, disaksikan oleh Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Octavian dan sejumlah pejabat daerah.

Gudang dengan kapasitas 1.000 ton ini akan dilengkapi fasilitas pendukung berupa kantor, musala, dan dua pos jaga. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kerja, mulai 3 Juni hingga 30 September 2025. Proyek ini dikerjakan oleh CV Ruas Rambu dengan PT Bangun Elemen 33 sebagai konsultan manajemen konstruksi.

Dalam sambutannya, Harries menyampaikan bahwa pembangunan gudang ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya di Jawa Timur.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah mengabulkan usulan pembangunan ini untuk wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Ini bukti nyata perhatian pimpinan Polri terhadap ketahanan pangan di daerah,” ujar Harries.

Meski Kapolda Jatim tidak hadir langsung, Harries menjelaskan bahwa yang bersangkutan tengah mendampingi panen raya jagung di Ngawi yang berlangsung bersamaan.

Sementara itu, Kapolri memimpin panen raya serentak kuartal II di Kalimantan Barat, sekaligus meresmikan pembangunan 18 gudang ketahanan pangan Polri secara nasional, di 12 Polda.

Harries juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Mojokerto atas dukungan terhadap pembangunan ini.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyiapkan lokasi. Semoga ini menjadi amal baik dalam mendukung program swasembada pangan,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan gudang berjalan lancar, tepat waktu, berkualitas, tanpa kecelakaan kerja, dan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat petani dan ketahanan pangan wilayah Mojokerto.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com