Bapenda Kabupaten Blitar Gelar BliTAX Award 2025 untuk Apresiasi Wajib Pajak

Bupati Blitar, Rijanto dalam acara BliTAX Award 2025 di Wisata Kampung Coklat. (blok-a.com/Fajar)
Bupati Blitar, Rijanto dalam acara BliTAX Award 2025 di Wisata Kampung Coklat. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar mengadakan acara BliTAX Award 2025 di Wisata Kampung Coklat, Selasa (9/12/2025).

Acara yang dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, Forkopimda, serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini mengusung tema “Membangun Kabupaten Blitar yang Berdaya dan Berjaya Melalui Optimalisasi Pajak Daerah.”

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan, pentingnya apresiasi kepada para wajib pajak sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemerintah Kabupaten Blitar harus terus berinovasi untuk mengoptimalkan pajak daerah. BliTAX Award menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola pajak yang baik sekaligus memberi penghargaan atas kontribusi wajib pajak,” jelas Rijanto.

Pada tahun 2025 ini, BliTAX Award memfokuskan penghargaan pada dua sektor utama, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

“Kedua sektor ini dianggap strategis dalam meningkatkan PAD Kabupaten Blitar,” jelas Rijanto.

Rijanto menandaskan, hingga tanggal 3 Desember 2025, penerimaan opsen PKB tercatat lebih dari Rp81 miliar, mencapai 96,04 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Sektor PKB merupakan penyumbang terbesar dalam pendapatan pajak daerah. Capaian tersebut tak lepas dari sinergi yang kuat antara Pemkab Blitar, UPT Bapenda Provinsi Jawa Timur, dan Polri,” tandasnya.

Sementara itu, pajak MBLB juga menunjukkan hasil menggembirakan, dengan penerimaan mencapai lebih dari Rp1,9 miliar atau 107,2 persen dari target.

“Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan hampir 400 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun 2026, diperkirakan penerimaan pajak MBLB akan meningkat menjadi Rp3 miliar,” jelasnya.

Sementara Kepala Bapenda Kabupaten Blitar, Asmaningayu Dewi L menambahkan, bahwa BliTAX Award tidak hanya sekadar ajang penghargaan, tetapi juga bagian dari transformasi Bapenda untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“PAD harus menjadi tulang punggung pembangunan Kabupaten Blitar. Kami terus berbenah, berinovasi, dan memperkuat tata kelola pajak agar kapasitas fiskal meningkat signifikan,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa penghargaan ini berfungsi sebagai sarana sosialisasi Keputusan Bupati terkait pembentukan Tim Pengawasan Tata Kelola Pajak MBLB.

“Kami akan terus mendorong pengawasan yang ketat untuk mengoptimalkan sektor pajak ini,” pungkas Kepala Bapenda Kabupaten Blitar. (jar/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com