Bandealit Jember Bakal Terang, 220 Tiang Listrik Siap Terpasang

Bupati Jember meninjau pemasangan tiang listrik di Desa Andongrejo, Kamis (5/6/2025). (Diskominfo Jember for blok-a.com)
Bupati Jember meninjau pemasangan tiang listrik di Desa Andongrejo, Kamis (5/6/2025). (Diskominfo Jember for blok-a.com)

Jember, blok-a.com – Harapan warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, untuk menikmati jalanan yang terang benderang segera terwujud.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai merealisasikan pemasangan sebanyak 220 tiang listrik yang akan membentang sepanjang 11 kilometer menuju kawasan Pantai Bandealit.

Titik awal pemasangan ditandai dengan kegiatan penanaman tiang listrik pertama yang digelar pada Kamis (5/6/2025) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Manager PT PLN (Persero) UP3 Jember, Alimuddin, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pemasangan ratusan tiang listrik tersebut akan selesai dalam waktu dekat sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Ada sekitar 220 tiang listrik yang akan didirikan dengan jarak sepanjang 11 kilometer hingga Pantai Bandealit,” katanya.

Pemasangan jaringan listrik ini bukan hanya menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjadi dukungan besar terhadap kawasan wisata alam di wilayah Taman Nasional Meru Betiri.

Dengan adanya penerangan yang layak, akses jalan dan aktivitas warga di malam hari akan semakin aman dan nyaman.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, turut hadir dalam agenda tersebut dan mengajak seluruh warga untuk mendukung kelancaran proses pemasangan tiang listrik yang sedang berjalan.

“Untuk Pemkab Jember, tolong jaga aset kami. Mohon bantuan untuk menjaga aset kita agar terhindar dari oknum yang mengganggu aliran listrik yang mengalir ke rumah-rumah,” ungkapnya di hadapan warga dan jajaran pemerintah daerah.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa sistem yang digunakan dalam distribusi listrik ke rumah-rumah warga nantinya adalah sistem pascabayar.

“Jadi, bukan yang pulsa. Tapi, mohon dibantu agar membayar tepat waktu,” imbuh Mustaqir.

Dia juga berharap, pemasangan tiang dan jaringan listrik bisa rampung sebelum Agustus 2025 agar manfaatnya segera bisa dirasakan.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah pelosok seperti Bandealit merupakan salah satu bagian dari visi besar Pemkab Jember untuk menciptakan pemerataan pembangunan.

Gus Fawait mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember telah mengusulkan sebanyak 7.000 pemasangan tiang listrik yang akan disebar di berbagai titik wilayah Jember.

“Bahkan, dana yang kami dapat adalah senilai Rp1 triliun,” tegas Fawait.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

“Membangun Jember tak bisa sendirian, tetapi harus bersama-sama,” pungkas Gus Fawait.(sup)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com