Antisipasi Lonjakan Kendaraan saat Nataru, Dishub Kota Malang Sediakan Kantong Parkir

heritage parkir
Situasi kawasan Kayutangan Heritag saat malam hari. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang siapkan kantong parkir untuk antisipasi lonjakan wisatawan saat perayaan Nataru.

Menurut informasi dari Kementerian Perhubungan, pergerakan ke daratan keluar kawasan Jakarta mulai terjadi. Dari pantauannya, hingga kini hampir 44 Juta pergerakan. Sementara itu, pergerakan tersebut dipastikan menuju ke wilayah Jawa Timur.

Sedangkan, menurut Widjaja, diprediksi akan ada 1,19 Juta pergerakan di wilayah Malang Raya.

“Prediksinya 1,19 Juta bergerak ke Malang Raya. Kalau di Kota Malang saya tidak bisa memprediksi jumlahnya. Apalagi Malang juga punya destinasi wisata baru yakni Malang kayutangan heritage,” tutur Widjaja saat ditemui seusai apel Operasi Seru pada Kamis (22/12/2022).

Sementara itu, untuk mengurangi kemacetan Dishub Kota Malang telah melakukan koordinasi dengan kepolisian. Koordinasi tersebut mengenai rekayasa lalu lintas untuk mengurangi tingkat kemacetan di titik titik tertentu.

Sedangkan saat disinggung terkait pengoptimalan lahan parkir, Widjaja mengatakan telah menyiapkan lahan bangunan ex-DLH serta Taman Rekreasi Kota (Tarekot) untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan.

“Kami optimalkan parkir-parkir yang kita miliki, misalnya yang di ex-DLH situ. Bila perlu kalaupun memungkinkan, kita sudah berkoordinasi dengan bagian umum kita akan memanfaatkan Tarekot di belakang Pemkot,” tambahnya.

Tak hanya itu, jika dimungkinkan terjadi lonjakan yang cukup tinggi, Widjaja juga akan menyediakan parkir insidentil di wilayah seputar Alun Alun Kota Malang. Hal tersebut tentunya juga disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku mengenai persyarakatan tempat parkir.

“Fokusnya adalah bukan kita ngejar target teribusi targetnya, tidak. Tapi kita memberikan layanan bagi yang lain, jangan sampai kita memberikan layanan parkir tetapi arus lalu lintas macet,” pungkasnya.(ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com